Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Khofifah Bertekad Menjadikan Jatim sebagai Pusat Pengembangan Industri Halal di Indonesia

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 16:21 WIB | Oleh:

Secara khusus, ia meminta Diseperindag Jatim untuk segera melakukan konsolidasi bersama jajaran BPJPH serta Kementrian Agama terkait peluang pasar khususnya kebutuhan unggas yang bisa disuplai pada musim haji mendatang.

"Seluruh RPU halal yang ada di Jatim bisa dikonsolidasikan, disinergikan bersama jajaran BPJPH dan Kementrian Agama terkait pemenuhan kebutuhan produk halal utamanya unggas untuk pasar dunia utamanya pada musim haji mendatang," katanya.

Di akhir, Khofifah juga meminta adanya percepatan sertifikat baik oleh BPJPH maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta lembaga lainnya. Sehingga, akan semakin banyak produk-produk halal Jatim yang bisa memenuhi kebutuhan daging utamanya unggas baik saat musim haji maupun umroh saat bulan Ramadhan yang akan datang.

"Jika proses sertifikasi halal dioptimalkan, maka produk-produk halal dari Jatim akan bisa memberikan support lebih signifikan bagi pemenuhan kebutuhan unggas tidak hanya pada saat musim haji tapi juga Umroh saat Ramadan. Tentunya ini dilakukan dengan sinergitas di antara seluruh pelaku usaha dan industri," pungkasnya

Sementara itu, Kepala Disperindag Jatim, Iwan melaporkan, maksud dan tujuan kegiatan ini untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional, untuk meningkatkan kualitas daya saing usaha dan nilai produk halal hingga meningkatkan produktivitas produk halal.

Demi mewujudkan Jatim sebagai pusat industri halal itulah, Iwan menjelaskan, bahwa terdapat program pengembangan industry halal diantarannya Fasilitasi Sertifikasi Produk Halal, Optimalisasi One Pesantren One Product (OPOP) / Ekonomi Pesantren, East Java Halal Industry Festival dan Fasilitasi sertifikat halal bagi Rumah Potong Hewan (RPH).

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga berkesempatan melepas produk ekspor ke tiga negara sekaligus yakni Vietnam, New Zealand dan Yordania.

Ketiga industri yang melakukan ekspor tersebut yaitu PT. Mega Global Food Industry, berupa produk Brand Cookies Series 400 Gr 70.68 Ton senilai Rp. 3 miliar ke Vietnam.

Kemudian PT. Manohara Asri, berupa produk iyes Peanut 23.078 Carton senilai Rp. 2 miliar ke Yordania. Serta PT. Surya Pratista Hutama (Suprama), berupa produk instan noodles 24.800 Ton senilai Rp. 600 juta ke New Zealand.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.