Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Eksplorasi Kerja Sama Pangan hingga AI dengan AS

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 09:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Eksplorasi Kerja Sama Pangan hingga AI dengan AS Doc: KBRI Washington
Ket. Duta Besar RI untuk AS Indroyono Soesilo (kelima dari kiri) bertemu jajaran perusahaan Amerika di Washington, Selasa (28/7/2026), atas inisiatif Dewan Bisnis AS-ASEAN.

JAKARTA - Indonesia mengeksplorasi peluang kerja sama di sektor pangan, penerbangan, pertambangan, pertahanan, teknologi, hingga pengembangan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat (AS). 

Diskusi tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Duta Besar RI untuk AS Indroyono Soesilo dengan jajaran perusahaan Amerika di Washington, Selasa (28/7), atas inisiatif Dewan Bisnis AS-ASEAN.

“Hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat tidak boleh berhenti pada angka perdagangan,” kata Dubes Indroyono dalam keterangan tertulis KBRI Washington DC yang diterima di Jakarta, Jumat.

“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana perdagangan dan investasi bisa menciptakan nilai tambah, memperkuat industri nasional, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan membawa teknologi baru ke Indonesia,” katanya menambahkan.

Pertemuan itu memperlihatkan luasnya spektrum kepentingan bisnis AS di Indonesia.

Di sektor penerbangan, Boeing memiliki hubungan jangka panjang dengan Indonesia melalui penggunaan pesawat komersial oleh maskapai nasional, sekaligus membuka peluang penguatan rantai pasok dan industri komponen pesawat di dalam negeri.

Sedangkan di bidang pertahanan dan kedirgantaraan, Lockheed Martin menjadi salah satu perusahaan yang melihat peluang kerja sama dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan serta penguatan kapasitas industri nasional.

Sementara di sektor pertambangan, Freeport-McMoRan melalui PT Freeport Indonesia terus menjadi bagian penting dalam pengelolaan sumber daya mineral, termasuk investasi pada infrastruktur pertambangan dan fasilitas pengolahan serta pemurnian mineral.

Sektor pangan juga menjadi salah satu fondasi penting hubungan ekonomi kedua negara.

Cargill memiliki peran dalam perdagangan komoditas seperti jagung, kedelai, dan gandum, sedangkan Caterpillar telah memasok peralatan berat untuk sektor pertambangan dan konstruksi di Indonesia sejak 1971.

Di sektor konsumsi dan keberlanjutan, PepsiCo menjalankan berbagai inisiatif lingkungan, termasuk pengelolaan kemasan dan penanaman pohon.

Sementara itu, ia mengatakan perkembangan teknologi menghadirkan dimensi baru dalam hubungan ekonomi Indonesia–AS.

NVIDIA, misalnya, terlibat dalam pengembangan talenta AI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.

Walmart Foundation turut mendorong penguatan rantai pasok berkelanjutan dan kesejahteraan petani, sedangkan Chubb berkontribusi dalam pengembangan literasi keuangan dan manajemen risiko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Nasional
Bali Dipilih Jadi Tuan Ruma...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.