Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Miris! 13.833 Anak di Jakarta Utara Tidak Bersekolah

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 11:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Miris! 13.833 Anak di Jakarta Utara Tidak Bersekolah Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Pengajar Dewi (kanan) memberikan pelajaran kepada murid di Sekolah Darurat Kartini, Pademangan, Jakarta, Kamis (31/10/2025).

JAKARTA - Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menyebutkan sebanyak 13.833 anak usia sekolah di Jakarta Utara tidak bersekolah dan terdapat 33 kasus perkawinan anak di daerah tersebut pada 2025 sehingga menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat.

Data tersebut berdasarkan Carik Jakarta Tahun 2025 atau sistem aplikasi pendataan keluarga terpadu milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hendra mengungkapkan data ini menjadi pengingat bagi semua untuk terus menjamin hak anak dalam tumbuh kembang anak.

"Anak harus memiliki hak (pendidikan) tersebut," katanya di Jakarta, Jumat (31/7).

Menurut Hendra, anak harus memperoleh pendidikan, serta menyampaikan pendapat demi kepentingan terbaik mereka.

Ia mengatakan anak-anak merupakan aset bangsa yang akan menjadi motor penggerak peradaban menuju Indonesia Emas 2045.

“Jadi menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan mereka tumbuh dalam kondisi yang aman, terlindungi, dan terpenuhi hak-haknya,” katanya

Ia menambahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang jatuh pada 23 Juli harus memberikan manfaat nyata, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus.

“Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberikan perlindungan dan memenuhi hak-hak anak tanpa diskriminasi,” kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota melalui Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Utara memperkuat sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak.

“Sosialisasi dilakukan ke sekolah-sekolah maupun para orang tua agar dapat menekan aksi kekerasan,” kata Kasi Perlindungan Anak Sudin PPAPP Jakarta Utara Nurjanah di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan sosialisasi itu dilakukan di 16 sekolah di Jakarta Utara mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Di masa MPLS ini akan masih baru dan dikenalkan pencegahan kekerasan, aksi perundungan dan kesehatan mental kepada peserta didik,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan edukasi bahwa setiap aksi kekerasan pada anak memiliki konsekuensi hukum dan membuat pelaku dapat dijerat hukum pidana.

“Kami juga melakukan sosialisasi lewat media sosial dengan poster digital, sosialisasi daring kepada masyarakat dan video edukasi di saluran video,” kata Nurjanah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM untuk Berbenah Diri

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

27 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...

Mbappe Terus Tunjukkan Keyakinan Raih Ballon d'Or 2026

47 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Mbappe Terus Tunjukkan Keya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.