Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Kawal Kesepakatan Serap Telur Peternak Jatim, SPPG Gunakan Menu Telur Minimal 3 Kali Sepekan

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 11:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bapanas Kawal Kesepakatan Serap Telur Peternak Jatim, SPPG Gunakan Menu Telur Minimal 3 Kali Sepekan Doc: istimewa
Ket. Rapat Koordinasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Telur Ayam Ras di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/6)

SURABAYA - Pemerintah memperkuat langkah stabilisasi harga telur ayam ras di Jawa Timur melalui kesepakatan penyerapan langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kesepakatan Rapat Koordinasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Telur Ayam Ras tersebut menjadi komitmen bersama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan koperasi/asosiasi peternak, yang ditandatangani kedua belah pihak dan turut diketahui perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, serta Satgas Pangan.

Dalam kesepakatan tersebut, penggunaan menu telur dalam program MBG ditetapkan minimal 3 kali dalam seminggu. Asosiasi/koperasi peternak rakyat di Jawa Timur bersedia memasok telur dan mengantar langsung ke dapur mitra SPPG sesuai standar kualitas yang telah disepakati.

Transaksi jual beli telur juga disepakati dilakukan langsung kepada asosiasi/koperasi peternak petelur rakyat di Jawa Timur dengan harga minimal Rp24.000 per kilogram (kg) dan akan dinaikkan secara bertahap sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas Maino Dwi Hartono mengatakan kesepakatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mencari jalan keluar atas tekanan harga telur ayam ras yang dirasakan peternak.

“Esensinya sama dengan Magetan, bagaimana semua bisa jalan, bagaimana semua bisa hidup. Dari sisi produsen, para peternak, bisa punya offtaker yang pasti yaitu SPPG,” kata Maino dalam Rapat Koordinasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Telur Ayam Ras di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026).

Maino menjelaskan Bapanas telah memiliki regulasi harga acuan untuk sejumlah komoditas pangan pokok, termasuk telur ayam ras. Ketentuan tersebut menjadi rujukan dalam menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen.

Menurut Maino, situasi harga telur saat ini perlu ditangani melalui kerja cepat, karena produksi telur berlangsung setiap hari dan tidak dapat dihentikan. Karena itu, penyerapan oleh SPPG perlu segera dijalankan oleh kabupaten/kota sentra produksi bersama koperasi dan asosiasi peternak.

“Setiap hari ayam itu bertelur, tidak bisa diberhentikan dulu. Artinya kan mesti segera terserap,” ujar Maino.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan kesepakatan ini penting untuk segera dijalankan dan diikhtiarkan secara maksimal. Pemprov Jawa Timur, kata dia, ingin memastikan pola penyerapan berjalan adil, terukur, dan tidak hanya dirasakan oleh sebagian peternak.

“Saya pikir sekarang ini kesepakatan ini juga menjadi penting untuk bisa dijalankan, diikhtiarkan semaksimal mungkin,” kata Emil.

Emil juga mendorong agar model penyerapan telur oleh SPPG dilakukan dengan memperhatikan pemerataan. Menurutnya, koperasi dan asosiasi peternak perlu menjaga kekompakan agar manfaat kesepakatan dapat menjangkau peternak rakyat di berbagai daerah sentra produksi.

“Jangan yang berada di depan saja yang kebeli, lalu yang tidak ada kesempatan ketemu sama kita, tidak dibeli. Keadilan saya yakin saya tidak mau pertanyakan, tapi saya hanya ingin memastikan kita semua satu pemahaman,” ujar Emil.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN Tengku Syahdana menyampaikan arahan Kepala BGN agar SPPG dapat menjadi offtaker dalam rantai pasok bahan pangan, termasuk telur ayam ras. Dengan posisi tersebut, program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan gizi penerima manfaat, tetapi juga memberi stimulus bagi stabilisasi harga di tingkat produsen.

“BGN di samping sebagai regulator, dia juga sebagai operator langsung di lapangan. Ketika terjadi gejolak harga yang anjlok atau naik, kita bisa melakukan stimulus intervensi stabilisasi harga,” kata Tengku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Daerah
Tumpukan Sampah di Gowa Mak...
Olahraga
Indonesia Lolos ke Semifina...
Ekonomi
Bea Cukai Sita Barang Impor...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.