Jelang Nataru, ASDP Tingkatkan Kapasitas Dermaga Gilimanuk
📅 Jumat, 29 Sep 2023, 09:45 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: KORAN JAKARTA/ISTIMEWA
JAKARTA - Dalam rangka persiapan angkutan penyeberangan pada periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah mengerjakan proyek peningkatan kapasitas Dermaga IV di Pelabuhan Gilimanuk yang saat ini telah mencapai 19 persen.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, salah satu manfaat dari peningkatan kapasitas tersebut adalah kapal yang dapat sandar di dermaga lebih besar dari 500 menjadi 2000 GT, sehingga kapasitas muat lebih besar dan diharapkan dapat mengurangi kemacetan pada saat peak season atau event tertentu.
"Pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada 14 Desember 2023, sehingga dapat difungsikan untuk melayani masa angkutan Natal dan Tahun Baru," kata Ira dalam acara Media Gathering dan Penyerahan Apresiasi ASDP Journalism Award 2023, di Jakarta, Rabu (27/9).
Ia menambahkan, panjang dermaga juga akan ditambah dari 24 meter menjadi 75 meter dan trestle dari 25 meter menjadi 75 meter, dengan fasilitas yang mencakup 3 unit Mooring Dolphin dan 5 unit bolder. Peningkatan infrastruktur dermaga ini akan mampu mendukung pertumbuhan sektor perhubungan, ekonomi, dan pariwisata di wilayah Gilimanuk.
"Proyek ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dan ASDP dalam memperkuat infrastruktur pelabuhan nasional," kata Ira.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tak hanya itu, ASDP juuga berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi pengguna jasa penyeberangan-pelabuhan terintegrasi dan wisata waterfront. Pihaknya terus mengakselerasi proyek pembangunan destinasi wisata waterfront, baik di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, dan Bakauheni Harbour City (BHC) di Lampung.
"Melalui pembangunan wilayah pinggir laut ini, ASDP mampu menginisiasi dan menumbuhkan minat perusahaan lain untuk turut serta dalam melakukan pembangunan. Kurang dari enam tahun, pelabuhan Labuan Bajo telah menjadi salah satu kawasan elite dimana Hotel Meruorah terpilih menjadi tempat berlangsungnya KTT ASEAN," ujarnya.
Lapangan Pekerjaan
Sebaiknya Anda baca juga:
Ira menekankan upaya transformasi yang dilakukan di lingkungan pelabuhan menjadi salah satu peran ASDP sebagai agen pembangunan untuk menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar serta membuka lapangan pekerjaan. Selain Kawasan Terintegrasi Labuan Bajo, ASDP juga terus meningkatkan pembangunan Kawasan Bakauheni Harbour City (BHC) mulai dari Siger Park yang terdiri dari wilayah budaya, religi, dan entrepreneurship.
"Adapun investasi pembangunan BHC yang diperkirakan akan selesai dalam jangka waktu sekitar 20-30 tahun diperkirakan mencapai Rp4,5 triliun. Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menghubungkan pariwisata Provinsi Lampung dan gerbang Pulau Sumatera, progress pembangunan tahap I sudah mencapai 100 persen untuk pembangunan Masjid BSI, Selasar Siger BTN, Menara Siger BRI, Area Parkir Siger Park, Siger Market Mandiri, Krakatau Park hingga Jalan Akses Tahap I," katanya.
Saat ini proses pembangunan Creative Hub BNI sudah mencapai 87 persen. Untuk melengkapi fasilitas di BHC, segera dibangun Museum Siger dan Amphitheater Siger Park yang masih dalam proses. Museum Siger yang rencananya akan berdampingan dengan Menara Siger, dibangun dengan standar internasional dan akan menjadi salah satu sarana untuk melindungi, mengembangkan, dan mengomunikasikan sejarah Siger dan kebudayaan Lampung.
"Hingga Agustus 2023, data mencatat total pengunjung Siger Park sebanyak 71.540 unit kendaraan dengan rincian 28.280 unit motor dan 43.260 unit mobil. Jumlah unit kendaraan roda dua tertinggi ada pada bulan April sebanyak 8.248 unit dan jumlah unit kendaraan roda empat tertinggi ada pada bulan Juli sebanyak 10.225 unit," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!