Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 18:55 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI memperkuat struktur organisasi.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI memperkuat struktur organisasi sekaligus memastikan jabatan strategis diisi aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan pemerintahan.

Pramono mengatakan proses mutasi dan rotasi pejabat dilakukan melalui mekanisme Manajemen Talenta. Penempatan tersebut juga mempertimbangkan aspek teknis serta rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar pengisian jabatan dapat dilakukan secara terukur.

Proses mutasi dan rotasi dilakukan melalui Manajemen Talenta, dengan pertimbangan teknis dan rekomendasi dari BKN, sehingga penempatan pejabat dilakukan secara terukur," ujar Pramono.

Menurut Pramono, penguatan birokrasi menjadi kebutuhan penting karena Jakarta menghadapi perubahan ekonomi dan dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi kondisi ibu kota. Karena itu, pejabat yang berada di posisi strategis harus mampu membaca perubahan sekaligus mengambil langkah cepat terhadap berbagai persoalan.

"Pejabat yang menempati posisi strategis harus mampu mengantisipasi tantangan Jakarta yang semakin kompleks, termasuk dinamika global yang dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap Jakarta," katanya.

Pramono juga meminta tujuh pejabat yang baru dilantik segera menjalankan tugas dan mempercepat realisasi berbagai program prioritas. Ia mendorong aparatur untuk meninggalkan pola kerja yang terlalu nyaman serta meningkatkan efisiensi, inovasi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Saya minta para pejabat yang baru dilantik segera bekerja, mengakselerasi program, dan menghadirkan inovasi yang berdampak pada peningkatan kinerja perangkat daerah serta pelayanan kepada masyarakat," tuturnya.

Selain kemampuan teknis, Pramono menekankan pentingnya membangun tim kerja yang solid dalam menjalankan roda pemerintahan. Kolaborasi dan integritas dinilai menjadi fondasi agar kebijakan serta program pembangunan dapat memberikan manfaat yang nyata.

"Yang paling penting, bangun tim kerja yang solid dan kolaboratif, serta pegang teguh nilai BerAKHLAK. Jabatan ini adalah amanah untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif dan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tandasnya.

Pramono menyebut sejumlah persoalan strategis di Jakarta tidak dapat diselesaikan menggunakan pola kerja pemerintahan yang konvensional. Menurutnya, diperlukan keberanian dalam mengambil keputusan serta konsistensi dalam menjalankan kebijakan hingga menghasilkan dampak yang dapat dirasakan masyarakat.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah dengan pendekatan pilah, angkut, dan olah. Selain itu, Pemprov DKI juga membutuhkan skema pembiayaan kreatif untuk mendukung berbagai kebutuhan pembangunan Jakarta.

"Sebagai pemimpin, kita tidak bisa bekerja dengan cara biasa. Kita harus proaktif, transparan, dan mampu menghasilkan karya yang berdampak langsung bagi kemajuan Jakarta," katanya.

Pelantikan tujuh pejabat tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 5317/R-BM.02.01/SD/K/2026 tertanggal 14 Agustus 2026. Pengangkatan juga dituangkan dalam Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 755 Tahun 2026 tertanggal 19 Agustus 2026.

Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik Pramono Anung memiliki tugas pada sejumlah bidang strategis di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Berikut daftar pejabat yang resmi menduduki jabatan baru:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Penajam Jadi Wilayah Pengem...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.