Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Logistik Lintas Batas, ASDP Dorong Konektivitas RoRo Batam–Johor

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 06:52 WIB | Oleh:
Perkuat Logistik Lintas Batas, ASDP Dorong Konektivitas RoRo Batam–Johor Doc: Dok. Istimewa


JAKARTA — Kedekatan geografis Batam dan Johor membuka peluang strategis untuk memperkuat konektivitas Indonesia–Malaysia, tidak hanya bagi mobilitas masyarakat, tetapi juga perdagangan, investasi, dan logistik lintas batas.

Peluang tersebut tengah didorong melalui rencana pengembangan layanan Roll-on/Roll-off (RoRo) Batam–Johor yang menghubungkan Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam dengan Terminal Feri Tanjung Belungkor, Johor. Dengan jarak sekitar 27 mil laut, koridor ini memiliki posisi strategis untuk mendukung pergerakan penumpang, kendaraan, dan angkutan kargo secara lebih terintegrasi.

Direktur Operasi dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rio Lasse, mengatakan berbagai persiapan dan koordinasi terus dilakukan dengan para pemangku kepentingan. Layanan tersebut ditargetkan dapat mulai beroperasi pada pertengahan 2027, dengan tetap memperhatikan kesiapan infrastruktur, pemenuhan regulasi, serta persetujuan pemerintah Indonesia dan Malaysia.

“Kami berharap layanan RoRo Batam–Johor dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun depan. Namun, realisasinya tentu membutuhkan kesiapan dan kolaborasi seluruh pihak, khususnya terkait regulasi, infrastruktur, serta penyelarasan proses lintas batas kedua negara,” ujar Rio.

Dari sisi infrastruktur, fasilitas Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam telah tersedia, sementara fasilitas di Tanjung Belungkor masih memerlukan sejumlah peningkatan untuk mendukung rencana pengoperasian layanan RoRo.

Kehadiran layanan RoRo menawarkan proses logistik yang lebih sederhana karena kendaraan beserta muatannya dapat langsung masuk ke kapal (roll-on), diangkut melalui laut, kemudian keluar di pelabuhan tujuan (roll-off). Pola tersebut berpotensi mengurangi proses penanganan barang, memperpendek waktu layanan, serta meningkatkan efisiensi rantai logistik lintas batas.

Potensi pasar koridor Batam–Johor juga didukung oleh tingginya mobilitas antara kedua wilayah. Data yang dihimpun ASDP mencatat sekitar 193 ribu wisatawan asal Malaysia berkunjung ke Batam sepanjang 2024. Di sisi logistik, Batam juga memiliki sejumlah komoditas ekspor potensial, antara lain produk hewani dan nabati, kakao, serta produk kimia.

Berdasarkan asesmen awal, potensi angkutan pada tahap awal diperkirakan masih berada di bawah 50 truk. Karena itu, kapasitas dan pola layanan akan dikembangkan secara bertahap mengikuti pertumbuhan permintaan pasar, dengan turut mempertimbangkan keseimbangan muatan (balanced cargo) pada perjalanan pergi dan kembali guna menjaga keberlanjutan operasional dan keekonomian layanan.

*Perkuat Kolaborasi Bilateral*
Pengembangan koridor Batam–Johor sejalan dengan hasil 13th Annual Consultation Indonesia–Malaysia pada 29 Juli 2025, yang menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat konektivitas lintas batas, termasuk melalui layanan RoRo, guna mendukung perdagangan, investasi, pariwisata, dan integrasi logistik.

Komitmen tersebut ditindaklanjuti melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategic Discussion on Cross-Border RoRo Connectivity and Bilateral Collaboration” yang diinisiasi ASDP bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor Bahru pada Rabu (12/8).

FGD tersebut menjadi forum untuk menghimpun masukan dari pelaku usaha, calon pengguna jasa, dan pemangku kepentingan mengenai potensi pasar, kebutuhan logistik, kesiapan operasional, regulasi dan prosedur lintas batas, kesiapan infrastruktur, serta peluang komersial pengembangan koridor Batam–Johor.

Hadir dalam kegiatan tersebut Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru Sigit S. Widiyanto, Atase Perhubungan Republik Indonesia di Kuala Lumpur Sindu Rahayu, Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse, serta para pelaku usaha dan pemangku kepentingan terkait di Johor.

Sigit mengatakan layanan RoRo Batam–Johor tidak hanya membuka konektivitas transportasi baru, tetapi juga berpotensi menghubungkan secara lebih langsung dua kawasan pertumbuhan ekonomi di Batam dan Johor.

“Meski secara geografis keduanya berdekatan, masih terdapat ruang yang besar untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Batam dan Johor. Kehadiran layanan ini nantinya diharapkan dapat memperkuat jaringan logistik lintas batas, mendorong hubungan bisnis, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi Indonesia dan Malaysia,” ujar Sigit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Pemkot Tangerang Targetkan ...

CKG Kota Tangerang Deteksi Lima Masalah Kesehatan

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.