Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Topan Khanun Mengamuk, Kontingen Pramuka Indonesia Dipindahkan

📅 Selasa, 08 Agu 2023, 10:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Topan Khanun Mengamuk, Kontingen Pramuka Indonesia Dipindahkan Doc: ANTARA/HO-Pramuka Indonesia
Ket. Sejumlah peserta Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia berpose saat menghadiri jambore dunia pada bumi perkemahan Sae Man-Geum yang berada di Korea Selatan.

JAKARTA - Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia yang mengikuti Jambore Dunia ke-25 di bumi perkemahan Sae Man-Geum, Korea Selatan, pindah ke asrama Universitas Wonkwang untuk berlindung dari amukan angin topan Khanun.
"(Kontingen Indonesia) sudah mulai dipindahkan ke asrama universitas berjarak 1 jam 45 menit dari perkemahan," kata Wakil Kepala Kwartir Nasional Berthold Sinaulan saat dihubungi di Jakarta, Selasa (8/8).

Berthold mengatakan Kontingen Pramuka Indonesia bakal menghuni asrama Universitas Wonkwang selama 4-6 hari ke depan hingga jadwal penerbangan pulang ke Indonesia pada 12, 13, dan 14 Agustus 2023.

"Proses pemindahan besar-besaran sebanyak 39 ribu peserta berlangsung hari ini. Kegiatan pemindahan itu untuk menghindari amukan topan Khanun yang diperkirakan melanda area bumi perkemahan pada 9 dan 10 Agustus 2023," katanya.

Seluruh proses pemindahan diatur oleh Pemerintah Korea Selatan untuk memindahkan peserta dari 155 negara ke tempat yang lebih aman di Seoul dan sekitarnya.

Proses pemindahan dilakukan dengan mengerahkan sekitar 1.000 unit bus yang dimulai pukul 08.00 waktu setempat dan diperkirakan selesai dalam waktu 14 jam.

Pergerakan pemindahan didahulukan peserta didik, lalu dilanjutkan pemindahan orang-orang dewasa yang tergabung dalam jambore, baik sebagaicontingent management teammaupuninternational service team.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul menyiapkan beberapa mahasiswa Indonesia yang bisa berbahasa Korea untuk membantu komunikasi antara para peserta didik dengan pihak-pihak terkait di setiap lokasi pemindahan peserta Indonesia.

Pimpinan Kontingen Gerakan Pramuka, Mayjen TNI Mar (Purn) Yuniar Ludfi, memastikan untuk mengarahkan para unit pembina pasukan Indonesia agar 1.569 peserta Indonesia bisa dipindahkan sesuai jadwal masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.