'Kabut Kesedihan' Pangeran yang Selalu Kehilangan Ibunya
📅 Sabtu, 14 Jan 2023, 04:50 WIB | Oleh: Berbagai Sumber"Pria yang mengikutinya tidak pernah berhenti mengambil gambar saat dia berbaring di kursi, tidak sadarkan diri, atau setengah sadar," kenangnya.
"Tidak satu pun dari mereka yang menawarkan bantuan, bahkan tidak menghiburnya. Mereka hanya memotret, memotret, memotret," tulisnya.
Dalam buku, Harry mengenang Putri Diana yang sering menghindari serbuan tanpa henti paparazzi, bahkan dengan bersembunyi di bagasi mobil, trik yang akhirnya digunakan Harry.
"Rasanya seperti berada di peti mati," tulisnya. "Aku tidak peduli".
Sebaiknya Anda baca juga:
William dan Harry memohon Charles tidak menikahi Camilla
"Saat ditanya, Willy dan saya berjanji pada Pa bahwa kami akan menyambut Camilla ke dalam keluarga," tulis Harry.
"Satu-satunya hal yang kami minta sebagai imbalan adalah dia tidak menikahinya. Anda tidak perlu menikah lagi, kami mohon. Kami mendukung Anda, kata kami. Kami mendukung Camilla, kata kami. Tapi tolong jangan menikahinya," pintanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebocoran pers dari keluarga sendiri adalah hal biasa. Menurut buku itu, Charles dan terkadang Camilla menyetujui kebocoran pers tentang Harry dan William yang merugikan keduanya.
Pada suatu kesempatan, Harry menulis, Charles disarankan bekerja sama dengan sebuah tabloid dalam tulisan tentang Harry dan obat-obatan. "Tidak ada lagi suami yang tidak setia, Pa sekarang akan dihadirkan ke dunia sebagai ayah tunggal yang tergesa-gesa menghadapi seorang anak yang kecanduan narkoba," katanya.
Jauh setelah itu, pada 2019 Harry menulis, Pangeran William "mendidih" karena "orang-orang Pa dan Camilla telah menanam cerita tentang dia, Harry, Kate, dan anak-anak. Dan dia tidak akan menerimanya lagi.
Setelah itu, laporan berita bahwa Harry dan istrinya, Meghan, meninggalkan Inggris termasuk berita gembira yang menurut Harry telah dibocorkan oleh istana.
"Orang-orang pap selalu menjadi orang-orang yang aneh, tetapi ketika saya mencapai kedewasaan, mereka menjadi lebih buruk," katanya.
"Mereka lebih berani, lebih radikal".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!