Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tangki Kimia Meledak di Pabrik Kertas Nippon Paper, 8 Orang Tewas, 3 Hilang

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 14:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangki Kimia Meledak di Pabrik Kertas Nippon Paper, 8 Orang Tewas, 3 Hilang Doc: AP/The Seattle Times
Ket. Kerusakan terlihat di Nippon Dynawave Packaging Co., setelah sebuah tangki berisi cairan berbahaya meledak, pada Selasa, 26 Mei 2026, di Longview, Washington.

LOS ANGELES - Sebuah tangki besar berisi puluhan ribu galon (liter) zat yang sangat korosif meledak pada hari Selasa (26/5) di pabrik di Longview, negara bagian Washington, memicu operasi besar-besaran.

Jumlah korban tewas akibat tumpahan bahan kimia di pabrik kertas tersebut bertambah menjadi delapan orang, kata seorang pejabat pada hari Kamis (28/5), tiga orang lainnya masih belum ditemukan.

"Kami dapat memastikan enam dari sembilan orang telah ditemukan," kata Brad Hannig, kepala pemadam kebakaran Departemen Pemadam Kebakaran Longview, dalam konferensi pers.

"Kami terus bekerja sama dengan petugas koroner untuk memberi tahu keluarga."

Dua orang sebelumnya telah dipastikan meninggal pada hari Rabu, sehingga jumlah korban tewas menjadi delapan orang.

Tiga orang lainnya masih hilang dan dikhawatirkan telah meninggal.

Kecelakaan di Nippon Dynawave Packaging Company terjadi saat pergantian shift pagi hari ketika sebuah tangki berkapasitas 900.000 galon (3,4 juta liter) yang berisi sejumlah besar zat bernama white liquor pecah.

Cairan putih adalah larutan yang sangat basa yang mengandung natrium hidroksida dan natrium sulfida yang digunakan untuk menguraikan serpihan kayu dan membuat bubur kertas yang digunakan untuk membuat kertas.

Tim penyelamat bekerja dalam "lingkungan pemulihan yang aktif dan berbahaya" untuk menemukan korban yang tersisa, kata Hannig. 

Para petugas berupaya meyakinkan publik bahwa air minum dan udara di sekitar lokasi tersebut tidak terkontaminasi.

"Air di Longview aman," kata Chris Collins, direktur pekerjaan umum Kota Longview, dalam konferensi pers.

Brooks Stanfield, seorang petugas lapangan federal dari Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), mengatakan bahwa pemantauan tidak mendeteksi hidrogen sulfida atau kontaminan udara lainnya yang mungkin menjadi penyebab kekhawatiran.

Nippon Dynawave Packaging, yang merupakan anak perusahaan dari Nippon Paper Group Jepang, menyatakan di situs webnya bahwa mereka memproduksi delapan miliar wadah sekali pakai setiap tahun, memasok pelanggan di Amerika Utara, Asia, dan seluruh dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Tim SAR evakuasi korban ten...

Sungai Cisadane mulai mengering

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Sungai Cisadane mulai menge...
Megapolitan
Kebakaran di Tanjung Priok,...
Megapolitan
PBB Gandeng Pemprov DKI Kem...
Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.