Sergei Krikalev: Warga Soviet Terakhir yang Ditinggalkan di Luar Angkasa Saat Uni Soviet Runtuh
📅 Kamis, 30 Des 2021, 04:20 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Getty Images via BBC Indonesia
MOSKWA - Dari stasiun luar angkasa Russia, MIR, Sergei Krikalev memiliki keistimewaan untuk menyaksikan Bumi dari kejauhan, planet yang begitu indah sampai-sampai ia tak dapat melihat api politik yang tengah membakar negaranya.
Pada 18 Mei 1991, Krikalev meninggalkan Bumi dengan pesawat luar angkasa Soyuz. Ia berada dalam misi sepanjang lima bulan ke stasiun ruang angkasa MIR untuk mengorbit Bumi.
Bersamanya, adalah kosmonaut lain yang juga berasal dari Soviet, Anatoly Artsebarsky, dan astronaut Inggris, Helen Sharman.
Roket itu meluncur dari Kosmodrom Baikonur yang legendaris di Kazakhstan, tempat yang sama di mana Uni Soviet memenangi "perang bintang" dari Amerika Serikat.
Dari sini berbagai sejarah tercipta, seperti pengiriman satelit pertama ke orbit, Sputnik; perjalanan anjing pertama ke luar angkasa, Laika; dan kedatangan manusia pertama di luar angkasa, Yuri Gagarin, pada 1961.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kala itu, stasiun ruang angkasa MIR juga merupakan simbol kekuatan Soviet dalam hal eksplorasi antariksa.
Misi Krikalev sebetulnya cukup rutin, dia harus melakukan beberapa perbaikan dan pembaruan untuk sejumlah peralatan di MIR.
Namun sementara semuanya berjalan mulus di luar angkasa, di Bumi, Uni Soviet mulai hancur berantakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam hitungan bulan, selama Krikalev berada di luar angkasa Bumi, Uni Soviet yang perkasa dan raksasa terpecah.
Karena itu pula lah, misi yang pada awalnya sama sekali tidak rumit membuat Krikalev berada dalam ketidakpastian selama berbulan-bulan, melayang-layang di angkasa dua kali lebih lama dari rencana, dan menimbulkan efek yang tak dimengerti pada tubuh dan pikirannya.
Ini menjadi kisah tragis pengembaraan Sergei Krikalev, kosmonaut yang setelah bertahan lebih dari 10 bulan mengorbit Bumi, mendarat di negara yang sudah tidak ada lagi.
Waktu yang dihabiskannya di luar angkasa membuatnya tercatat dalam sejarah sebagai "warga negara Soviet yang terakhir".
Paling Populer
Sergei Krikalev lahir pada 1958 di Leningrad, yang kini disebut Saint Petersburg. Dia lulus sebagai insinyur mesin dari Institut Mekanik Leningrad pada 1981 dan menjadi kosmonaut setelah menjalani empat tahun pelatihan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!