Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen Dorong Pelayanan SPMB yang Ramah dan Transparansi

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 17:58 WIB | Oleh:
Kemendikdasmen Dorong Pelayanan SPMB yang Ramah dan Transparansi Doc: Humas Kemendikdasmen

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong penguatan layanan publik dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Langkah ini bertujuan memastikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh anak Indonesia.

SPMB tidak hanya berkaitan dengan administrasi penerimaan peserta didik baru. Proses tersebut juga menyangkut harapan orang tua terhadap pendidikan anak.

Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Iwan Junaedi, menekankan peran strategis kepala sekolah. Menurutnya, kepala sekolah menjadi penghubung kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat.

Ia meminta layanan informasi berjalan responsif dan terbuka. "Proses penerimaan murid baru harus berlangsung transparan dan objektif," kata Iwan dalam Webinar SPMB Ramah 2026 bertema “Peran Kepala Sekolah Mendekatkan Layanan Penerimaan Murid Baru melalui SPMB Ramah”, Kamis (11/6).

Iwan juga menegaskan tidak boleh ada praktik titipan maupun pungutan. Perlakuan diskriminatif dalam penerimaan murid juga harus dicegah.

SPMB Ramah dirancang menghadirkan proses penerimaan yang lebih berkeadilan. Seluruh tahapan dilaksanakan terbuka untuk menjamin akuntabilitas.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, menyoroti pentingnya kolaborasi. Pemerintah daerah dan masyarakat perlu mendukung integritas pelaksanaan SPMB.

Ia menegaskan komitmen Jawa Tengah melalui semangat "No Titip, No Jastip". Komitmen tersebut bertujuan menjaga kejujuran selama proses penerimaan.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Semarang, Rusmiyanto, menyoroti pentingnya layanan informasi yang mudah diakses dan responsif. Hal ini agar masyarakat memahami seluruh proses dengan baik.

Dari Batam, Kepala SMPS 02 Ibnu Sina Batam, Marlianis, menegaskan bahwa sekolah swasta juga memiliki peran penting dalam mendukung pemerataan akses pendidikan. Utamanya melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Luar Negeri
Tak Beri Ampun, Militer Som...
Luar Negeri
Singapura-Tiongkok Kompak G...
Advertisement
Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.