Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia di Malaysia

📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 05:05 WIB | Oleh:
Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia di Malaysia Doc: istimewa
Ket. Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri International Summit of Religios Affairs di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (12/6).

KUALA LUMPUR - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri International Summit of Religios Affairs di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (12/6). Acara ini dihadiri oleh PM Malaysia Anwar Ibrahim, Sekjen Liga Muslim Dunia Syekh Dr Muhammad Abdul Karim Al Issa serta para mufti dan tokoh-tokoh muslim dunia. 

Pada kesempatan ini, Muzani menyampaikan pidato mengenai cepatnya peningkatan jumlah penduduk muslim dunia bersamaan dengan kemajuan dunia Islam. Ini terbukti dari Malaysia dan Indonesia yang hari ini siap menjadi negara maju karena adanya peningkatan teknologi, pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta menurunnya angka kemiskinan. 

"Hari ini lihatlah Indonesia, lihatlah Malaysia. Pada tahun 40 dan 50 an, Indonesia dan Malaysia masih merangkak berdiri keluar dari kemiskinan. Dan hari ini kita mulai bersiap menjadi negara maju. Ini karena ada peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan pelayanan pendidikan, kamajuan teknologi, stabilitas ekonomi dan politik, serta angka kemiskinan yang terus menurun. Ini semua karena ada keberpihakan negara terhadap rakyatnya," jelas Muzani. 

Muzani melanjutkan, sebagai negara mayoritas muslim, Indonesia terus mengajak agar negara-negara muslim dunia harus terus bersatu. Namun di saat yang sama, Islam juga harus menyesuaikan terhadap perkembangan zaman, sehingga kreativitas dan inovasi bisa diwujudkan dalam berbagai bidang kehidupan. 

"Islam harus menyesuaikan terhadap perkembangan zaman. Inovasi dan kreativitas harus diwujudkan untuk pengembangan Islam yang semakin toleran dan moderat. Karena di sisi lain ada pihak yang terus menggaungkan islamophobia yang menganggap kemajuan dunia Islam sebagai ancaman. Ada juga yang menjadikan Islam sebagai gerakan radikal. Inilah yang harus kita gaungkan agar Islam dicintai dengan benar," ujar Muzani. 

"Kemakuan teknologi dan ilmu pengetahuan telah menuntut cara pandang agama lebih relevan. Hari ini Malaysia dan Indonesia telah dianggapn menjadi kekuatan Islam yang diperhitungkan," tambahnya. 

Namun demikian, kata Muzani, dunia Islam masih memiliki utang terhadap Palestina yang sampai hari ini belum merdeka. Sebab sesuai hasil Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955 kita bersepakat bersama-sama untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. 

"Ini kita harus wujudkan. Ini adalah utang kita. Kemerdekaan Palestina juga merupakan tanggung jawab konstitusi Indonesia. Dimana dalam  pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemamusian dan pri keadilan. Untuk itu kami emmhon kemada puang-puang dan tuan-tuan yang hadir dalam forum yang mulia ini untuk terus menyerukan penghentian perang yang terjadi di kawasan," tegas Muzani disambut tepuk tangan hadirin. 

"Perang adalah kejahatan yang merusak kehidupan mansuia. Anak-anak menjadi korban, ratusan ribu nyawa melayang, dan menyebabkan geopilitik yang tidak menentu. Karena itu cara yang paling baik untuk menghentikan perang adalah dengan terus menjunjung tinggi ukhuwah islamiyah. Tapi ikhuwah islamiyah tidak boleh menjadi ancaman bagi pihak lain. Kita harus memperkuat persatuan di antara bangsa kita meskipun kita berbeda agama, berbeda negara. Justru perbedaan itu menjadi kekuatan kita untuk terus bersatu menciptakan perdamaian di atas dunia," tutup Muzani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa d...

Warga Pasuruan Rayakan Semarak Piala Dunia 2026

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Warga Pasuruan Rayakan Sema...

Edukasi Program Tunggu Anak Siap di Jakarta

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Edukasi Program Tunggu Anak...

LRT Jakarta Fase 1B Hampir Rampung

1 jam lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
LRT Jakarta Fase 1B Hampir ...
Megapolitan
Jembatan Penyeberangan Oran...
Daerah
Harmony of Solo, Mural untu...

Limbah Pabrik Cemari Setu di Depok

2 jam lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Limbah Pabrik Cemari Setu d...

Draf Akhir Kesepakatan Damai Antara AS dan Iran Telah Tercapai

6 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Draf Akhir Kesepakatan Dama...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.