Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perjuangan Miswanto Menjaga Lingkungan Berbuah Kalpataru Adya 2026, Kepri Bangga.

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 14:00 WIB | Oleh:
Perjuangan Miswanto Menjaga Lingkungan Berbuah Kalpataru Adya 2026, Kepri Bangga. Doc: Antara Foto
Ket. Pejuang lingkungan dari Tanjung Uban Selatan, Kabupaten Bintan, Kepri, Miswanto meraih penghargaan Kalpataru Adya dari KLH/BPLH RI, dalam acara Indonesia International Environment Technology and Innovation Expo and Conference (Invirotech) 2026 di Jakarta, Kamis (11/6).

Seorang pejuang lingkungan dari Tanjung Uban Selatan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) Miswanto meraih penghargaan Kalpataru Adya Tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI.

"Alhamdulillah, bangga pastinya. Penghargaan ini untuk semua pegiat dan pecinta lingkungan, khususnya di wilayah Bintan," kata Miswanto di Bintan, Jumat.

Miswanto yang merupakan Ketua Bank Sampah Induk (BSI) Penyuluh Sosial Masyarakat (Pensosmas) Bintan itu menerima penghargaan lewat kategori pembina lingkungan, atas dedikasinya dalam melestarikan lingkungan.

Melalui BSI Pensosmas, ia menggabungkan konsep pengelolaan lingkungan berbasis pendekatan religius lewat inovasi Bintan Ojek Sampah (BOS) dan sedekah sampah yang kini dikenal hingga tingkat nasional.

Sampah rumah tangga yang masih memiliki nilai ekonomis dan bisa didaur ulang, dijemput ke rumah-rumah cukup dengan pesan singkat melalui WhatsApp.

Miswanto bersama timnya hingga kini memiliki hampir 800 nasabah aktif. Ia bahkan telah membina 21 bank sampah yang tersebar di wilayah Batam, Pekanbaru, hingga Padang.

"Saya tak menyangka, inovasi yang mulanya hanya berskala kecil di Kelurahan Tanjung Uban Selatan ini bisa menjadi percontohan bahkan mendapat pengakuan membanggakan dari pemerintah pusat," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan Niken Wulandari mengapresiasi kiprah Miswanto dalam melestarikan lingkungan hingga berbuah anugerah Kalpataru Adya 2026.

Niken berharap penghargaan itu menjadi energi tambahan yang semakin memperkuat semangat Miswanto maupun warga lainnya dalam menjaga lingkungan sekitar.

"Sepak terjang Bapak Miswanto sebagai pejuang lingkungan memang sangat luar biasa. Semoga, ke depan kepedulian masyarakat semakin meningkat dan bersama-sama mengambil peranan dalam menjaga maupun melestarikan lingkungan," ucap Niken.

Adapun penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Moh Jumhur Hidayat kepada Miswanto bersama 15 orang penerima lainnya.

Apresiasi tersebut diberikan dalam acara Indonesia International Environment Technology and Innovation Expo and Conference (Invirotech) 2026 di Jakarta, Kamis (11/6) malam.

Menteri menyebutkan Kalpataru adalah penghargaan bagi orang-orang yang berjasa untuk lingkungan, perintis, perbaikan lingkungan, dan penyelamat lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Rona
Yura Yunita Rilis Lagu Terb...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.