Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Jelang Nataru BMKG Peringatkan Waspada Banjir Hingga Tsunami di Seluruh Provinsi

📅 Jumat, 03 Des 2021, 09:55 WIB | Oleh:
Gawat, Jelang Nataru BMKG Peringatkan Waspada Banjir Hingga Tsunami di Seluruh Provinsi Doc: istimewa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan keras kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman banjir, gempa bumi, hingga tsunami saat libur Natal dan tahun baru (Nataru).

BMKG menjelaskan pada Desember 2021 dan Januari 2022 sejumlah wilayah di Indonesia diproyeksikan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang sampai lebat.

"Periode Natal dan Tahun Baru menunjukkan bahwa curah hujan pada umumnya berada pada kategori menengah hingga tinggi (100-500 mm per bulan)," kata Humas BMKG dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/12).

Ia menyebut bahwa gempa bumi dan tsunami dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Namun, tidak dapat dipastikan secara tepat kapan waktu bencana tersebut akan terjadi. Meskipun demikian, dilihat berdasarkan sejarah, tsunami di Indonesia sudah terjadi ratusan kali.

"Catatan katalog tsunami BMKG menunjukkan bahwa di wilayah Indonesia sejak tahun 1608 sudah terjadi tsunami lebih dari 246 kali, sehingga kita semua patut waspada," ujarnya.

Ia juga menjelaskan terkait potensi tsunami di Cilegon, bahwa BMKG tidak bermaksud memberikan prediksi akan terjadi tsunami selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Ia menyampaikan bahwa Cilegon hanya sebagai contoh salah satu wilayah yang rawan dan memiliki potensi tsunami seperti halnya wilayah lain di Indonesia yang memiliki potensi dan catatan sejarah tsunami.

Maka dari itu, ia mengimbau kepada pihak terkait untuk terus memonitor perkembangan cuaca, iklim, dan gempa bumi, serta peringatan dini kondisi ekstrem dari BMKG melalui berbagai kanal resmi.

"Serta meningkatkan kewaspadaan di daerah-daerah yang rawan terhadap bencana geo-hidrometeorologi," ucapnya.

Sebagai informasi, BMKG memprediksi ancaman tsunami setinggi 8 meter di Kota Cilegon dan cuaca buruk hingga awal tahun 2022. Sehingga Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas 1 Banten menyarankan agar kapal tidak berlayar jika ombak tinggi dan angin kencang.

BMKG juga melaporkan, pada periode 25 Desember-1 Januari hampir seluruh provinsi di Indonesia akan mengalami hujan lebat.

Beberapa provinsi itu di antaranya Sumatera, Kalimantan, Jawa, NTT, Papua, Sulawesi sebagian besar hujan lebat, kecuali di Sulawesi Barat, Maluku hujan sedang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Duka NTT, Duka kita semua,,,
    Lanjutkan..
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
  • Impor SAP dari Tiongkok Diduga Rugikan Industri, KADI Mulai Penyelidikan Antidumping
    Preview komentar:
    Informasi mengenai penyelidikan produk Superabsorbent Polymers ini sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Petugas Gabungan Gerilya Padamkan Api Arjuno-Welirang

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Petugas Gabungan Gerilya Pa...

Sang Saka Berkibar di Puncak Gamalama

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sang Saka Berkibar di Punca...
Event Akhir Pekan Jakarta 22-23 Agustus 2026: LaLaLa Festival Hingga ASTINDO Travel Fair

Event Akhir Pekan Jakarta 22-23 Agustus 2026: LaLaLa Festival Hingga ASTINDO Travel Fair

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.