Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Kirim Logistik Kesehatan Respons Kebakaran TPA Jatiwaringin

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 21:22 WIB | Oleh:
Kemenkes Kirim Logistik Kesehatan Respons Kebakaran TPA Jatiwaringin Doc: ANTARA/HO-Kemenkes
Ket. Pos kesehatan bagi masyarakat terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.

JAKARTA -- Kementerian Kesehatan mendistribusikan berbagai bantuan logistik serta mendirikan pos kesehatan guna memberikan dukungan penanganan kesehatan bagi masyarakat terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Dukungan logistik kesehatan ini kami distribusikan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak, sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan akibat paparan asap kebakaran,” ujar Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Agus Jamaludin di Jakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan bantuan logistik kesehatan yang didistribusikan meliputi 15 unit oksigen konsentrator, enam unit oksimeter, tiga unit air purifier, 11.500 pcs masker bedah medis, serta 5.000 pcs handscoon non-steril.

Kementerian Kesehatan juga menyiapkan dukungan sarana penanganan darurat berupa satu unit tenda rumah sakit lapangan ukuran 4x6 meter, satu unit tenda rumah sakit lapangan ukuran 6x8 meter, serta 10 unit veltbed untuk mendukung pelayanan kesehatan di lapangan.

Dia menambahkan keberadaan dua unit tenda kesehatan juga menjadi bagian dari langkah kesiapsiagaan untuk mendukung pelayanan kesehatan di lapangan.

“Kami menyiapkan dua unit tenda kesehatan. Satu tenda sudah difungsikan di lokasi terdampak untuk pelayanan masyarakat, sedangkan satu tenda lainnya masih kami standby-kan di Puskesmas Rajeg agar sewaktu-waktu dapat segera dimobilisasi apabila ada titik terdampak baru,” katanya.

Berdasarkan hasil survei lapangan dan koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Puskesmas Rajeg, Puskesmas Mauk, dan Puskesmas Sukadiri, pendirian tenda layanan kesehatan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kepulan asap yang masih tebal serta tingginya jumlah masyarakat terdampak, ditambah dengan jarak lokasi terdampak yang relatif jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Pos kesehatan di wilayah terdampak juga telah diaktifkan selama 24 jam yang tentunya melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan pemangku kepentingan setempat untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat sekitar lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin.

Kementerian Kesehatan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan setempat guna memastikan seluruh kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara optimal selama masa tanggap darurat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan mengenai esensi pembangunan; hal ...
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Pekerja Kompeten jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pekerja Kompeten jadi Kunci...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp66.350/...
Olahraga
Us Open Bakal Diwarnai Gand...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.