Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

500 UMKM Disiapkan Pembinaan & Pemberdayaan Komprehensif lewat Lembaga Inkubasi

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 13:10 WIB | Oleh:
500 UMKM Disiapkan Pembinaan & Pemberdayaan Komprehensif lewat Lembaga Inkubasi Doc: ANTARA/HO-Kementerian UMKM
Ket. Sejumlah pelaku UMKM penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Sumatera Utara di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Kamis (20/8).

JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan sekitar 500 UMKM untuk mendapatkan pembinaan dan pemberdayaan secara komprehensif melalui lembaga-lembaga inkubasi.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pembinaan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pengurusan perizinan dan legalisasi usaha hingga akses pemasaran.

“Agar mendapatkan pembinaan dan pemberdayaan secara komprehensif, mulai dari perizinan, legalisasi, teknologi, peningkatan produksi, pelatihan, hingga akses pemasaran,” kata Maman dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, penguatan peran lembaga inkubasi menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih terintegrasi.

Meski demikian, Maman mengatakan pengembangan kewirausahaan tidak cukup berhenti pada pelatihan atau inkubasi.

Pelaku usaha yang telah menjalani proses pendampingan juga perlu mendapatkan akses lanjutan terhadap pembiayaan, pasar, teknologi, perizinan, sertifikasi, hingga kemitraan usaha.

Kementerian UMKM sendiri telah menggelar Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Sumatera Utara di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Medan pada Kamis (20/8) sebagai jembatan bagi wirausaha hasil inkubasi untuk mengakses pembiayaan, pasar, teknologi, perizinan, sertifikasi, serta kemitraan usaha.

Oleh karena itu, Maman menyebut Kementerian UMKM mengembangkan skema penguatan kewirausahaan melalui tiga tahapan.

Tahap pertama dilakukan melalui inkubasi, pendampingan, dan program PRO-KESRA Produktif untuk memperkuat fondasi usaha.

Selanjutnya, pelaku usaha yang telah siap akan dipertemukan dengan calon pembeli, lembaga pembiayaan, mitra usaha, penyedia teknologi, serta jejaring pemasaran dan logistik melalui Bursa Wirausaha Unggulan.

Pada tahap berikutnya, pendampingan setelah inkubasi akan diperkuat melalui program SAPA UMKM.

Menurut Maman, ukuran keberhasilan program kewirausahaan tidak hanya diukur dari banyaknya peserta, tetapi juga realisasi pembiayaan, transaksi, kemitraan, pembukaan pasar baru, hingga peningkatan skala usaha.

Selain memperkuat inkubasi, pemerintah juga menyiapkan PRO-KESRA Produktif untuk menyelaraskan kurikulum dan kebijakan pengembangan kewirausahaan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota.

Penguatan ekosistem kewirausahaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencapai target rasio kewirausahaan nasional sebesar 3,6 persen pada 2029 dan 8 persen pada 2045 sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Keren pak mentan
    Smoga Pak Mentan Sehat Selalu
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
  • Impor SAP dari Tiongkok Diduga Rugikan Industri, KADI Mulai Penyelidikan Antidumping
    Preview komentar:
    Informasi mengenai penyelidikan produk Superabsorbent Polymers ini sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Petugas Gabungan Gerilya Padamkan Api Arjuno-Welirang

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Petugas Gabungan Gerilya Pa...

Sang Saka Berkibar di Puncak Gamalama

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sang Saka Berkibar di Punca...

Para Pelaku UMKM Harus Terus Didampingi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Pelaku UMKM Harus Teru...
Event Akhir Pekan Jakarta 22-23 Agustus 2026: LaLaLa Festival Hingga ASTINDO Travel Fair

Event Akhir Pekan Jakarta 22-23 Agustus 2026: LaLaLa Festival Hingga ASTINDO Travel Fair

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.