Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kebakaran Hutan Lindung Bangka Meluas, Manggala Agni Berjibaku di Lokasi

26 Jumat, 21 Agu 2026, 03:56 WIB | Oleh:
Cegah Kebakaran Hutan Lindung Bangka Meluas, Manggala Agni Berjibaku di Lokasi Cegah Kebakaran Hutan Lindung Bangka Meluas, Manggala Agni Berjibaku di Lokasi Doc: Antara foto/HO-Humas Manggala Agni
Ket. Personil Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 8,5 hektare di hutan lindung Desa Mapur, Kabupaten Bangka, Kamis (20/8).

PANGKALPINANG - Personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 8,5 hektare di hutan lindung Desa Mapur, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung guna mencegah kebakaran lebih luas.

"Hari ini, tim memadamkan karhutla di hutan lindung Desa Mapur," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kemenhut Ferdian Krisnanto di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan karhutla di hutan lindung Desa Mapur Kecamatan Riau Silip pada Kamis, menghanguskan 8,5 hektare hutan kayu pelawan, rengas, mentagor, meranti, pelempang, tanaman sapu-sapu dan semak belukar di kawasan hutan lindung tersebut.

"Karhutla di hutan lindung ini merupakan lahan gambut dengan kedalaman lebih kurang tiga meter terjadi pada pukul 08.30 WIB dan berhasil dipadamkan pukul 13.10 WIB oleh tim gabungan Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin, pemerintah daerah dan masyarakat Desa Mapur," katanya.

Dalam memadamkan kebakaran hutan lindung Desa Mapur, pihaknya mengerahkan satu mobil angkut personel, satu mobil air tedmon, satu colapsible tank, dua pompa jinjing, dan peralatan tangan.

"Kami mengirimkan satu tim personel dari Daops Manggala Agni Banyuasin Sumsel untuk membantu dan saat ini masih melaksanakan operasi di Pulau Bangka, guna membantu pemerintah daerah dalam menangani karhutla ini," katanya.

Ia menjelaskan kondisi kemarau ekstrem dampak fenomena El Nino saat ini rawan terjadi karhutla sehingga masyarakat diimbau tidak membuka lahan atau kebun dengan membakar area.

"Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan, kalau bisa jangan membakar sampah di tempat-tempat rawan dan meninggalkan api yang masih menyala. Jangan sampai perilaku kita merugikan dan merusak alam ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Kemnaker: BSU 2026 Masih Dikaji

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemnaker: BSU 2026 Masih Di...

DPR Dukung Penindakan Tegas Pelaku Karhutla

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
DPR Dukung Penindakan Tegas...

Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya 2026

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Polda Metro Gelar Operasi P...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.