Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karena Stok Vaksin Terbatas, Banyak yang Tanya Bagaimana Kalau Suntik Dosis Kedua Terlambat? Ini Jawaban Kemenkes

📅 Selasa, 03 Agu 2021, 14:18 WIB | Oleh:
Karena Stok Vaksin Terbatas, Banyak yang Tanya Bagaimana Kalau Suntik Dosis Kedua Terlambat? Ini Jawaban Kemenkes Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi vaksinasi.

JAKARTA - Akhir-akhir ini banyak yang bertanya bagaimana kalau penyuntikan dosis kedua vaksin tidak sesuai yang telah dijadwalkan karena stok vaksin pemerintah daerah sudah habis?

Nah, Kemenkes sudah memberi jawaban nih. Jadi, berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para ahli, dibutuhkan penyuntikan dua dosis vaksin Covid-19 bagi setiap individu guna menciptakan kekebalan tubuh yang optimal.

Rentang waktu penyuntikan dosis pertama dan dosis kedua, serta dosis pemberian vaksin berbeda-beda sesuai dengan rekomendasi untuk setiap jenis vaksin yang digunakan.

Pemerintah sudah berupaya keras untuk meningkatkan laju vaksinasi yang saat ini berada di angka 1 juta-1,25 juta setiap harinya.

Namun, tidak menutup kemungkinan terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan vaksinasi, termasuk untuk penyuntikan dosis kedua yang saat ini sedang terjadi di beberapa daerah dikarenakan ketersediaan vaksin.

Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan memang tidak menutup kemungkinan akan terjadi tantangan vaksinasi di tengah jalan, ada beberapa daerah yang terlambat menerima vaksin untuk penyuntikan dosis kedua.

Menurut Siti, keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua selama masih dalam interval yang direkomendasikan para ahli, masih aman dan tidak akan mengurangi efektivitas vaksin pertama sehingga antibodi kita masih dapat terbentuk dengan optimal melawan Covid-19.

"Untuk vaksin Sinovac, jarak penyuntikan dosis 1 ke dosis kedua adalah 28 hari, sementara vaksin AstraZeneca 2 sampai 3 bulan," kata Siti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Robot Mulai Jadi Petugas Sekuriti dan Suster

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Robot Mulai Jadi Petugas Se...
Nasional
4 Prajurit AU Aniaya Serda ...
Daerah
BMKG: Di Pulau Sumatera Ter...
Daerah
Pungli Retribusi Sampah Kaf...
Advertisement
AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.