Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Mengatasi Karhutla

📅 Kamis, 01 Agu 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Selain itu, lahan gambut mempunyai peran penting ekologi dan kemampuan menyimpan air serta karbon dalam jumlah besar. Sayang, peran tersebut kini terganggu agroindustri. Belum ada kesungguhan dan program tepat untuk mengelola serta melestarikan gambut secara tepat. Program restorasi dan rehabilitasi lahan gambut selama ini masih asal-asalan.

Semua pihak perlu memahami fungsi ekologis hutan gambut yang fungsi alamiahnya mirip gunung yang menjadi mata air beberapa sungai. Fungsi gunung yang menampung dan menyerap air identik dengan hutan gambut yang secara geologis berbentuk kubah gambut.

Sebenarnya fungsi gunung-gunung dalam menampung dan menyerap air tawar, di kawasan gambut seperti Kalimantan, Sumatera dan Papua, digantikan lahan gambut yang memiliki kandungan karbon sangat besar. Kemampuannya bagaikan spon raksasa yang bisa menampung dan menyimpan air pada musim hujan lalu melepaskan perlahan di musim kemarau. Itulah peran besar gambut sebagai pemasok air tawar.

Celakanya, kini terjadi perusakan parah kawasan gambut tropika sehingga kemampuan kawasan sebagai penyimpan dan cadangan air berubah menjadi lahan kering kerontang, sehingga menjelma menjadi bara api yang memproduksi asap ke mana-mana.

Perlu pelestarian dan pengelolaan ekosistem lahan gambut dengan pendekatan sosioekologis. Perlu juga penerapan inovasi teknologi irigasi gambut. Inovasi teknologi pengairan tersebut pada prinsipnya untuk mengairi atau membasahi secara efisien lahan gambut yang kritis agar tak mudah terbakar di musim kemarau.

Selain itu, jaringan pipa irigasi tersebut juga bisa berfungsi mengalirkan debit air yang tersimpan di hutan gambut yang masih lestari untuk keperluan tanaman pangan, peternakan, perikanan, dan air baku untuk keperluan rumah tangga. Penulis Lulusan Fakultas Sainstek Universitas Airlangga

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.