Pemkab Bantul Perkuat Sinergi KDMP dan SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis
📅 Senin, 03 Nov 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Dok. Antara
BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul terus mencari cara agar Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dapat beroperasi secara berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjembatani kerja sama antara pengurus KDMP dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini mulai berjalan di wilayah tersebut.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bantul, Fenty Yusdayati, mengatakan bahwa langkah ini merupakan arahan langsung dari bupati agar kegiatan koperasi desa tetap aktif dan memiliki mitra kerja yang jelas.
"Kami mendapat perintah dari bupati untuk bagaimana KDMP di Bantul ini bisa berjalan dengan rutin untuk bisa operasional, salah satunya mendekatkan dengan SPPG," ujar Fenty di Bantul, Senin.
Menurut Fenty, pertemuan antara kedua pihak dilakukan untuk membuka komunikasi awal sekaligus memperkenalkan pengelola SPPG yang baru terbentuk di Bantul kepada pengurus KDMP yang telah siap beroperasi.
"Kami coba menemui SPPG di Bantul mana yang baru berdiri, karena kalau sudah berjalan biasanya mereka punya langganan sendiri. Maka, untuk buka jalan itu kita pertemukan di hari ini dengan KDMP yang memang sudah siap beroperasi," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 38 KDMP dari total 75 kelurahan di Bantul yang bergerak di bidang penyediaan kebutuhan bahan pokok. Melalui forum koordinasi ini, pihaknya berharap para pengurus koperasi bisa menjalin kerja sama langsung dengan SPPG yang baru akan beroperasi pada November.
"Karena mungkin ada tambahan lagi SPPG, maka yang 38 KDMP ini monggo mengakses SPPG yang akan berdiri pada November ini, monggo segera merapatkan diri apabila produk-produk KDMP sesuai dengan kebutuhan SPPG," ucapnya.
Fenty menambahkan, Pemkab Bantul telah memiliki data produk KDMP yang dikurasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Kelautan dan Perikanan. Data tersebut mencakup aspek legalitas dan kualitas produk sehingga memenuhi syarat sebagai pemasok bahan baku untuk Program MBG.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dan masyarakat yang punya produk, bisa silahkan langsung diajukan ke SPPG. Kalau kita ada produk-produk pertanian dan kelautan yang kita kirimkan ke SPPG, supaya ada komunikasi yang terarah, jangan sampai nanti SPPG kerepotan menyeleksi beberapa muatan produk makanan itu," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul, Prapta Nugraha, menilai bahwa pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi peluang usaha yang bisa dikembangkan KDMP melalui kerja sama dengan SPPG MBG.
Menurutnya, sebanyak 38 pengurus KDMP diundang dalam kegiatan tersebut untuk memetakan potensi masing-masing, mulai dari penyediaan beras, ikan, daging sapi, ayam, tempe, hingga olahan makanan lainnya.
"Jadi, setelah ini nantinya pengurus KDMP bisa segera menghubungi SPPG untuk menawarkan produk unggulan mereka. Produk itu kemudian dikurasi SPPG, dan yang sesuai dengan mutu itulah yang akan menjadi bisnis lanjutan," ujar Prapta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!