Bantul Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Kebijakan dan Sistem Digital
📅 Senin, 18 Mei 2026, 15:00 WIB | Oleh: Eko SBANTUL - Penguatan ekonomi berbasis masyarakat terus didorong melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara simbolis meresmikan 1.061 KDKMP di berbagai daerah Indonesia dari Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Agenda tersebut juga diikuti secara daring oleh seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
Di DIY, peresmian nasional tersebut diikuti Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X bersama Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih melalui zoom meeting dari KDMP Wukirsari, Imogiri, Bantul. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bantul juga tengah mempersiapkan sejumlah koperasi untuk tahap peresmian berikutnya. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan dukungan pemerintah daerah untuk memastikan koperasi tersebut dapat berkembang dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Halim, Pemkab Bantul telah menyiapkan sejumlah kebijakan sebagai langkah penguatan kelembagaan KDKMP. Salah satunya melalui penerbitan Surat Edaran Bupati Nomor B500.3.1-06042 di KUK MPP 2025 mengenai pengelolaan keanggotaan KDMP, yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN), PPPK, hingga pamong menjadi anggota koperasi di wilayah Bantul.
“Kebijakan kedua yakni Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2025 tentang Bantuan Keuangan P2 BMP yang di antaranya mengatur bantuan bagi warga miskin untuk menjadi anggota dengan pembayaran iuran pokok dan wajib ditanggung pemerintah melalui dana P2 BMP,” ujarnya.
Selain kebijakan tersebut, Pemkab Bantul melalui PMK Bantul juga menyiapkan sistem digital pengelolaan koperasi berupa aplikasi Satriya. Sistem itu dirancang untuk mendukung administrasi dan manajemen koperasi, mulai dari proses pendaftaran anggota, pencatatan data, pengolahan informasi, hingga pembagian sisa hasil usaha (SHU).
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tiga hal ini adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul untuk mendukung dan menyukseskan KDKMP di seluruh wilayah Kabupaten Bantul. Mudah-mudahan kebijakan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Komandan Kodim Bantul Letkol Kav. Fikri Nurheldi menyampaikan pembangunan gedung KDKMP di sejumlah wilayah Bantul berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan pembangunan gedung yang telah tuntas 100 persen tersebar di Kalurahan Wukirsari, Pleret, Tirtonirmolo, Donotirto, Selopamioro, Girirejo, Trimurti, Murtigading, dan Baturetno. Adapun pembangunan di kalurahan lain masih berlangsung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Lurah Wukirsari Susilo Hapsoro menyebut KDKMP Wukirsari nantinya akan mengembangkan berbagai layanan sesuai arahan pemerintah pusat, di antaranya layanan klinik, kios pupuk, kios gas, minimarket, hingga pemasaran produk lokal.
“Produk-produk lokal Wukirsari nantinya akan dititipkan di kios atau minimarket yang ada di sini. Untuk pengelolaan, kami akan mendapat pendampingan selama dua tahun sebelum sepenuhnya diserahkan kepada KDMP Kalurahan Wukirsari,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!