Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalur Kereta di Sumatera

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 15:05 WIB | Oleh:
KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalur Kereta di Sumatera Doc: RRI/Chairul Umam
Ket. Jubir KPK Budi Prasetyo

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi menerbitkan surat perintah penyidikan baru untuk mengembangkan kasus dugaan suap proyek kereta. Penyidikan difokuskan pada dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Jubir KPK, Budi Prasetyo, mengatakan sprindik diterbitkan pada Mei 2026 untuk mengusut di wilayah Sumatera.

"KPK menerbitkan sprindik baru per-Mei 2026," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6).

Budi menjelaskan, hingga saat ini penyidik belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. "Belum ada penetapan tersangka ya," kata Budi.

KPK menjadwalkan pemeriksaan dua saksi terkait pengembangan kasus dugaan suap proyek jalur kereta di Sumatera. Mereka ialah Farah Dina Eka Syamriati dan Direktur Utama PT Surya Annisa Kencana, Anisah.

Dari dua saksi tersebut, hanya Anisah yang memenuhi panggilan penyidik. Ia diperiksa terkait proyek pembangunan jalur kereta api di wilayah Sumatera Utara.

Sementara itu, Farah Dina Eka Syamriati tidak hadir dalam pemeriksaan. Hingga kini, penyidik belum menerima konfirmasi terkait ketidakhadirannya.

"FD tidak hadir. Sampai saat ini penyidik belum mendapat konfirmasi dari saksi," ujar Budi.

Perkara ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap proyek pembangunan jalur kereta api DJKA Kemenhub di Jawa Timur. Dalam perkara tersebut, KPK telah menetapkan mantan Anggota Komisi V DPR RI, Sudewo, sebagai tersangka.

Berkas perkaranya juga telah dilimpahkan dari tahap penyidikan ke penuntutan untuk segera disidangkan di Pengadilan Tipikor. Selain terkait kasus suap proyek DJKA, Sudewo akan menjalani persidangan atas perkara dugaan pemerasan saat menjabat sebagai Bupati Pati. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Wisata
Taiwan Bidik Wisatawan Indo...
Daerah
Cegah Karhutla, BTN Bunaken...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.