Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian BUMN Minta PLN Perhatikan Hasil COP26

📅 Kamis, 11 Nov 2021, 05:07 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kementerian BUMN Minta PLN Perhatikan Hasil COP26 Doc: KORAN JAKARTA/ONES

JAKARTA - Kementerian BUMN meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memperhatikan hasil-hasil kesepakatan yang dicapai pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim COP26 Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) yang digelar di Glasgow, Skotlandia.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi, Kementerian BUMN, Tedi Bharata, dalam diskusi secara daring di Jakarta, Rabu (10/11). "Terkait dengan COP26 yang baru selesai dilaksanakan di Glasgow, Skotlandia, ini merupakan salah satu hal penting yang perlu kita ketahui bersama di mana seluruh negara sekarang ini benar-benar memiliki komitmen terhadap lingkungan," kata Tedi saat mewakili

Menteri BUMN, Erick Thohir, pada acara PLN TJSL Fest 2021. PLN, jelasnya, merupakan pemain utama dari kebijakan internasional tersebut, sehingga menjadi wajah Indonesia yang dikenal dunia dalam hal komitmen lingkungan berkelanjutan. "Makanya ini merupakan hal yang penting sekali bagi manajemen, baik karyawan, dan semua stakeholder terkait," kataTedi.

Menanggapi imbauan Kementerian BUMN ke PLN, Direktur Eksekurif IESR, Fabby Tumiwa, mengatakan COP26 Glasgow mengukuhkan target dekarbonisasi global sesuai dengan Persetujuan Paris. Oleh karena itu, transisi energi menuju energi terbarukan telah menjadi norma global.

Apalagi, PLN saat hadir di Glasgow memaparkan rencana transisi energi mereka. "Tapi menurut saya, PLN perlu lebih agresif melakukan transisi dari PLTU dan akselerasi energi terbarukan," kata Fabby.

Dengan adanya rencana pemerintah untuk melakukan pensiun dini pada PLTU dan menggantinya dengan pembangkit energi terbarukan sebelum 2030 maka PLN harus mendukung dan menjalankan penuh rencana tersebut.

Dalam jangka pendek, PLN perlu segera keluar dengan rencana lelang/pengadaan pembangkit energi terbarukan sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dan meningkatkan pipeline proyek energi terbarukan untuk periode 2023-2030.

Kesejahteraan Masyarakat

Lebih lanjut, Tedi juga berharap PLN senantiasa mendukung program yang diusung pemerintah dan mendorong perusahaan itu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui operasional bisnis dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program TJSL merupakan komitmen dari perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat sosial, ekonomi, hukum, maupun tata kelola.

Dasar pengelolaan TJSL diarahkan untuk terintegrasi, terarah, terukur, serta dampaknya dapat dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.

"Kita kenalkan Creating Shared Value (CSV), di mana bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh unit di perusahaan. Penerima manfaat bukan hanya lingkungan, masyarakat, tapi perusahaan itu sendiri," papar Tedi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival

Sampah akan Terus Digarap Tanah Laut Agar Mendatangkan Rupiah

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sampah akan Terus Digarap T...

Rekrutan Baru Manchester United Sudah 6 Pemain

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Rekrutan Baru Manchester Un...
Ekonomi
Meski Menurun, Cadangan Dev...
Olahraga
PSIM Serius Benahi Lini Ser...
Olahraga
Toronto Masih Memberi Ruang...
Olahraga
Modal Bagus Arungi Liga Sup...
Megapolitan
Senjata di Sekolah untuk La...
Luar Negeri
Mossad Pecat Dua Pejabat Se...

Klaim Fundamental Ekonomi Kuat, Membuat Rupiah Apresiasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Klaim Fundamental Ekonomi K...
Realistis, Berat Melawan Singapura

Realistis, Berat Melawan Singapura

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.