Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Kurang Guru, Pemkot Batam Validasi Data Guru, Petakan Kebutuhan Tenaga Pendidik

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 10:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Kurang Guru, Pemkot Batam Validasi Data Guru, Petakan Kebutuhan Tenaga Pendidik Doc: Pemkot Batam
Ket. Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama guru dan tenaga pendidik saat kegiatan validasi data di Engku Puteri Batam, Kepri pada Kamis (6/8/2026).

BATAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) melakukan validasi data guru dan tenaga kependidikan sebagai langkah memetakan kebutuhan tenaga pendidik, agar tidak ada kekurangan di seluruh sekolah di kota itu. 

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan validasi dilakukan untuk memperoleh gambaran riil mengenai kondisi guru dan tenaga kependidikan, mulai dari status kepegawaian hingga persebarannya di setiap kecamatan.

"Dari pendataan ini kita mengetahui kondisi riil guru di Batam sebagai dasar menyusun kebijakan ke depan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Jumat (7/8).

Hingga kini, Pemkot Batam telah mengumpulkan guru dan tenaga pendidik dari empat kecamatan.

Yang pertama, untuk Kecamatan Batam Kota dengan 627 guru dan tenaga kependidikan serta Kecamatan Batu Ampar sebanyak 186 orang.

Dilanjutkan dengan Kecamatan Sekupang, yang terdiri atas 255 pegawai negeri sipil (PNS) dan 393 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). 

Amsakar menjelaskan, berdasarkan data sementara terdapat 4.877 guru dan tenaga kependidikan berstatus ASN di lingkungan Pemkot Batam. Jumlah tersebut terdiri atas 1.778 PNS, meliputi 1.755 guru dan 23 tenaga kependidikan, serta 3.099 PPPK yang terdiri atas 2.767 guru dan 332 tenaga kependidikan. 

Menurutnya, data tersebut akan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di sektor pendidikan.  

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengatakan validasi dilakukan setelah pemerintah menerima laporan dari sejumlah kepala sekolah terkait masih adanya kekurangan guru di beberapa satuan pendidikan.  

"Hasil penelusuran menunjukkan jumlah guru cukup besar, tetapi komposisi PPPK lebih banyak. Sementara guru ASN yang pensiun belum sepenuhnya tergantikan, sehingga sejumlah sekolah masih kekurangan tenaga pendidik," katanya.  

Ia menegaskan, data yang akurat mengenai status kepegawaian, persebaran guru, hingga masa pensiun dibutuhkan agar pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran.  

“Setelah pemutakhiran selesai, kami akan membawa persoalan kebutuhan guru kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mencari solusi pemenuhan tenaga pendidik di Batam,” kata Li.

Melalui pemutakhiran data tersebut, Pemkot Batam berharap kebijakan pemenuhan kebutuhan guru dapat disusun berdasarkan data yang akurat sehingga pemerataan tenaga pendidik dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kota Batam dapat terus ditingkatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival

PSIM Serius Benahi Lini Serang, Datangnya Striker Paraguay

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Serius Benahi Lini Ser...

Toronto Masih Memberi Ruang bagi Swiatek dan Sabalenka

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Toronto Masih Memberi Ruang...
Olahraga
Modal Bagus Arungi Liga Sup...
Ekonomi
Klaim Fundamental Ekonomi K...
Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.