Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rayakan 50 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Qatar Gagas Kolaborasi Budaya

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 08:38 WIB | Oleh:
Rayakan 50 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Qatar Gagas Kolaborasi Budaya Doc: Kemenbud RI
Ket. Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima kunjungan Duta Besar Negara Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari untuk menggagas kolaborasi budaya untuk memperingati hubungan diplomatik yang memasuki usia 50 tahun atau golden jubilee.

"Kami mengagumi bahwa Negara Qatar yang semakin aktif berpartisipasi dalam merawat dan mengembangkan kebudayaannya, karena salah satu kekuatan terbesar kita ada di budayanya (the power of culture)," kata Fadli Zon dalam keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis (6/8).

Salah satu agenda yang akan dilakukan untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia -Qatar, yang sudah terjalin sejak 1976, adalah pameran perangko, yang dinilai merepresentasikan ragam budaya kedua negara.

Fadli Zon juga mendorong penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Qatar sebagai payung dari kerja sama kedua negara. Sang menteri berharap kerja sama Indonesia dengan Qatar dapat direalisasikan secara konkret untuk mempererat hubungan bilateral, memperluas pertukaran budaya, dan memperkokoh diplomasi kebudayaan kedua negara di panggung internasional.

Kerja sama untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara disambut baik oleh Al-Dosari. Dia juga mengajukan kolaborasi untuk perayaan Qatar National Day, yang diisi antara lain dengan pameran lukisan dan pertunjukan orkestra.

Selain membahas potensi kerja sama Indonesia dan Qatar, Fadli Zon dan Al-Dosari juga bertukar cerita tentang koleksi lukisan di Kantor Kementerian Kebudayaan, salah satunya lukisan pahlawan nasional Indonesia dan Afrika Selatan Syekh Yusuf Al-Makassari, ulama yang membawa ajaran Islam ke Afrika Selatan dan Sri Lanka.

"Beliau satu-satunya tokoh yang diangkat menjadi pahlawan nasional di dua negara, yaitu Indonesia dan Afrika Selatan. Bahkan Nelson Mandela menyebut Syekh Yusuf Al-Makassari sebagai ‘Salah seorang putra Afrika terbaik’," kata Fadli Zon.

Dalam pertemuan tersebut, Menbud Fadli Zon didampingi oleh Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan Kemenbud Endah T.D. Retnoastuti dan Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemenbud Ismunandar, sementara Al-Dosari didampingi oleh Second Secretary Kedutaan Besar Qatar di Indonesia Saad Mohammed I.M. Al-Emadi dan peneliti politik Kedubes Qatar Hayder Alhadey.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Memalukan, Mantan Kepala Ba...
Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.