9 Cara Praktis Menjaga Kesehatan Mental dan Menyegarkan Pikiran
📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 15:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Globe and Mail
Liburan sudah selesai. Saatnya memasuki bulan Januari. Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan kesehatan otak Anda. Apakah membutuhkan perawatan ekstra? Tips ini dapat membantu Anda merawat – dan meningkatkan – kesehatan mental dan kognitif Anda mulai sekarang hingga akhir tahun 2026.
Berikut beberapa saran terbaik dari para ahli tentang cara bersikap lebih lembut pada diri sendiri, tetap fokus, mendapatkan tidur yang lebih berkualitas, dan melepaskan diri dari ketergantungan pada ponsel.
1. Jalan-jalan
Aktivitas fisik adalah salah satu hal paling bermanfaat yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan mental dan kognitif di usia berapa pun. Dan penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, tetap aktif dapat membantu mengurangi risiko demensia.
Sebuah studi terbaru menemukan bahwa di antara orang dewasa yang berisiko terkena penyakit Alzheimer, mereka yang rata-rata berjalan lebih banyak Langkah setiap hari mengalami penurunan kognitif yang lebih sedikit selama sembilan tahun. Orang yang berjalan 5.001 hingga 7.500 langkah menunjukkan hasil terbaik, tetapi mereka yang berjalan 3.001 hingga 5.000 langkah sehari juga mengalami penurunan yang lebih lambat daripada orang yang lebih banyak duduk.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Bersihkan Laci dan Barang Tak Berguna
Jika rumah dan pikiran Anda terasa sedikit berantakan, cobalah melakukan pembersihan ringan. Jangan mencoba membersihkan seluruh rumah; cukup pilih satu titik masalah, dan sisihkan waktu untuk merapikan satu area kecil tersebut.
Perombakan kecil semacam ini mungkin cukup untuk memberi banyak dari kita apa yang kita cari ketika kita berpikir tentang mengatur: beban mental yang berkurang, hasil yang memuaskan sebelum dan sesudah.
Sebaiknya Anda baca juga:
3. Bersikaplah Lebih Baik pada Diri Sendiri
Apakah Anda merasa berempati terhadap orang lain tetapi terlalu keras pada diri sendiri? Anda mungkin membutuhkan lebih banyak welas asih terhadap diri sendiri.
Lain kali sadari bahwa Anda terlalu kritis terhadap diri sendiri, cobalah untuk beristirahat sejenak dan berempati. Pertama, kenali emosi yang Anda rasakan. Kemudian, rawat diri Anda sendiri – apa yang paling dibutuhkan oleh bagian diri Anda yang sedang menderita saat ini? Pengertian? Pengampunan? Pesan yang menenangkan? Katakan sesuatu yang baik pada diri sendiri: “Tidak apa-apa merasakan ini” atau “Anda melakukan yang terbaik yang Anda bisa.”
4. Bicaralah dengan Teman
Para lansia yang berusia 80 tahun ke atas yang memiliki kemampuan mengingat seperti orang yang 20 hingga 30 tahun lebih muda – tidak memiliki diet ajaib, program olahraga, atau pengobatan khusus. Satu hal yang menyatukan mereka adalah "bagaimana mereka memandang pentingnya hubungan sosial," kata Sandra Weintraub, seorang profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Northwestern University Feinberg School of Medicine. "Dan dari segi kepribadian, mereka cenderung ekstrovert."
Meskipun orang-orang yang memiliki kemampuan awet muda mungkin juga memiliki faktor lain (genetika dan struktur otak mungkin berperan), berbicara dengan teman bermanfaat bagi kita semua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!