Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Hampir Separuh Peserta BPJS Tulungagung Nonaktif, Ternyata Gara-gara Ini

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 01:50 WIB | Oleh:
Hampir Separuh Peserta BPJS Tulungagung Nonaktif, Ternyata Gara-gara Ini Doc: ANTARA/HO - Soleh
Ket. Warga Tulungagung mengurus aktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan setelah statusnya dinonaktifkan.

TULUNGAGUNG - Upaya Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) menghadapi tantangan serius menyusul temuan bahwa hampir separuh dari total peserta BPJS Kesehatan di wilayah tersebut berstatus nonaktif. Hingga Selasa (31/3), tercatat sekitar 26,08 persen kepesertaan terhenti secara otomatis oleh sistem, dengan mayoritas kendala berasal dari tunggakan iuran segmen kelas 3 yang mencapai porsi 70 persen.

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Tulungagung, Lusie Wardani, menegaskan bahwa pemulihan status aktif bagi 241 ribu warga menjadi prioritas utama tahun ini guna mengejar ambang batas minimal 95 persen penduduk terdaftar sebagai syarat mutlak jaminan kesehatan semesta.

"Untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC), minimal 95 persen penduduk harus terdaftar sebagai peserta aktif," katanya.

Ia menjelaskan dari total kepesertaan tersebut, hanya 58,80 persen yang berstatus aktif, sedangkan sekitar 26,08 persen lainnya tidak aktif karena berbagai faktor.

"Artinya, hampir separuh peserta BPJS di Tulungagung saat ini berstatus nonaktif," ujarnya.

Menurut dia, status nonaktif terjadi secara otomatis oleh sistem, terutama akibat peserta menunggak iuran, perubahan data dari Kementerian Sosial, maupun perpindahan segmen kepesertaan.

Lusie menyebut mayoritas peserta yang menunggak berasal dari segmen kelas 3, yang porsinya mencapai sekitar 70 persen dari total peserta.

"Segmen kelas 3 paling banyak karena memang komposisi kepesertaan kami didominasi kelompok tersebut," katanya.

Ia menambahkan, sistem BPJS akan menonaktifkan kepesertaan jika peserta menunggak iuran selama satu bulan. Namun status tersebut dapat kembali aktif setelah peserta melunasi tunggakan.

Untuk mencapai target UHC, BPJS Kesehatan Tulungagung memperkirakan masih membutuhkan tambahan sekitar 241 ribu peserta aktif.

"Kami terus mendorong peningkatan kepesertaan aktif agar bisa mencapai target UHC tahun ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.