Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jurus Baru Mendag Busan Tarik Investor: Bukan Obral Insentif, Tapi Buka Pasar Ekspor Seluas-luasnya

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 17:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jurus Baru Mendag Busan Tarik Investor: Bukan Obral Insentif, Tapi Buka Pasar Ekspor Seluas-luasnya Doc: istimewa
Ket. Menteri Perdagangan Budi Santoso di sela sela pembukaan Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) Global Investment Forum di Jakarta, Jumat (18/9)

JAKARTA – Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan strategi baru pemerintah dalam menarik investasi: bukan obral insentif, tapi buka pasar ekspor seluas-luasnya. Dengan akses pasar global yang terbuka, Indonesia akan menjadi magnet investasi berorientasi ekspor.

Hal itu ditegaskan Mendag yang akrab disapa Busan saat membuka Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) Global Investment Forum di Jakarta, Jumat (18/9).

“Perjanjian dagang tidak hanya memperlancar perdagangan, tetapi juga memungkinkan investasi. Jika perdagangan berjalan dengan baik, investasi akan mengikuti,” ujar Mendag Busan.

Menurutnya, logikanya sederhana. Ketika keran ekspor terbuka lebar melalui perjanjian dagang, investor akan melihat Indonesia sebagai basis produksi yang paling efisien untuk masuk ke rantai pasok global.

25 Perjanjian Dagang Jadi Senjata Tarik Investasi Ekspor

Mendag Busan memaparkan, Indonesia saat ini telah mengimplementasikan 25 perjanjian perdagangan, 2 dalam proses ratifikasi, dan 13 lagi masih dinegosiasikan. Semua perjanjian ini bukan sekadar soal jual-beli, tapi instrumen kepastian usaha untuk meyakinkan investor.

“Ketika banyak peluang ekspor yang terbuka, dengan sendirinya investasi datang, terutama investasi yang berorientasi ekspor. Kementerian Perdagangan membuka investasi seluas-luasnya melalui berbagai perjanjian dagang,” tegasnya.

Forum bisnis seperti ATTEC Global Investment Forum yang menjadi bagian dari Jakarta International Investment, Trade, Tourism, and SMEs Expo (JITEX) 2026 ini, kata Mendag, adalah kawah candradimuka untuk mempertemukan buyer global dengan investor. Dari pertemuan itu diharapkan lahir komitmen investasi yang langsung berorientasi ekspor.

UMKM Jadi Ujung Tombak Investasi Ekspor

Penguatan investasi berorientasi ekspor juga menyasar UMKM. Melalui Program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor), Kemendag menyiapkan UMKM naik kelas menjadi pemasok global.

Hasilnya tak main-main. Sepanjang Januari-Agustus 2026, program ini sudah membukukan transaksi ekspor USD 347 juta, mayoritas dari UMKM yang baru pertama kali ekspor.

“Ini bukti, kalau produk kita berdaya saing, pasar ekspor terbuka, investasi ikut masuk untuk perbesar kapasitas produksi,” kata Mendag Busan.

Mendag juga mengajak pelaku usaha memanfaatkan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 pada 14-18 Oktober mendatang sebagai etalase untuk mengunci kontrak ekspor dan menarik mitra investasi.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menambahkan, model investasi berorientasi ekspor ini sangat relevan untuk Jakarta sebagai kota global. Potensi kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri yang terintegrasi dengan hunian pekerja akan membuat investasi ekspor semakin efisien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
Piala Davis, Indonesia Tert...

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Menhub Bebas Tugaskan Dirje...
Megapolitan
Pilkades Serentak 154 Desa ...

Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka Mulai Tengah Malam Nanti

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Wisata Gunung Bromo Kembali...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkab S...
Advertisement
Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.