Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Italia Ribet, Akuisisi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi - RI Wajib Beli Seluruh Isi Termasuk 30 Jet Tempur AV-8B Harrier

📅 Senin, 15 Sep 2025, 21:01 WIB | Oleh:
Italia Ribet, Akuisisi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi - RI Wajib Beli Seluruh Isi Termasuk 30 Jet Tempur AV-8B Harrier Doc: Istimewa
Ket. Indonesia saat ini tidak mengoperasikan pesawat STOVL, menimbulkan tantangan logistik dan pelatihan pilot yang signifikan. Bahkan dengan kapal induk dan jet, Garibaldi akan memerlukan modernisasi sensor dan sistem pertahanannya untuk memenuhi standar operasional saat ini.

Rencana akuisisi Kementerian Pertahanan atas kapal induk ringan Italia ITS Giuseppe Garibaldi mungkin akan menghadapi kendala. Betapa tidak, Italia mewajibkan pembelian kapal bekas tersebut beserta segala sesuatu yang ada di atasnya, termasuk teknologi sentral komando yang bukan terkini serta 30 jet tempur AV-8B Harrier II VTOL/STOVL (Vertical/Short Take-Off and Landing) sebagai bagian dari kesepakatan tersebut. 

Hal itu diungkapkan oleh saluran youtube S-3 Militer, Minggu (14/9). Persyaratan itu jelas akan menjadi kendala karena akan terjadi pembengkakan biaya yang tidak sedikit di tengah sempitnya ruang gerak APBN. 

Dan secara teknis, pembelian jet tempur buatan Inggris tersebut akan menimbulkan masalah baru pada integrasi komando militer mengingat dengan pesawat tempur yang sudah ada dan yang akan diakuisisi saja, Indonesia dihadapkan terlalu banyak pada sistem yang berbeda. Mulai dari F-16 Fighting Falcon buatan General Dynamics AS, SU-27 dan SU- 30 buatan Sukhoi Rusia, serta jet tempur generasi 4,5 dan 5 yang masih dalam proses pesanan seperti Rafale F4 dan beberapa unit Rafale B buatan Dassault Prancis, KAAN buatan Turkish Aerospace Industries (TAI), dan KF-21 Boramae buatan KAI (Korea Aerospace Industries). 

Sekilas terkesan mentereng, namun belajar dari pertempuran udara terhebat tahun ini yang dimenangkan oleh Pakistan atas India, sejumlah analisa menyebut kemenangan Islamabad diperoleh berkat integrasi komando yang efesien dan efektif berkat kompabilitas antara sistem radar Jet Tempur J-10C buatan Tiongkok yang dilengkapi dengan rudal PL-15 berjarak tembak 300 kilometer dengan pesawat radar utama Pakistan, KJ-500 yang merupakan pesawat pengintai dan komando serta kontrol (AWACS - Airborne Warning and Control System) buatan Tiongkok. 

Efektifitas integrasi sistem tersebut disebut kuat sebagai kunci keunggulan Pakistan, yang telah mengunci musuh dari jauh di luar perbatasan kedua negara berseteru. Hasilnya, Pakistan mengeklaim  menembak jatuh lima jet tempur India, yakni tiga jet tempur Rafale, satu Su-30MKI, dan satu MiG-29.

Namun laporan menyebut, pembelian 30 jet AV-8B Harrier II Italia merupakan bagian yang tidak dapat dinegosiasikan dari kesepakatan tersebut, karena kapal tersebut dirancang untuk jenis pesawat khusus ini. 

Indonesia saat ini tidak mengoperasikan pesawat STOVL, yang berarti akan timbul tantangan logistik dan pelatihan pilot yang signifikan.

Bahkan dengan kapal induk dan jet, Garibaldi akan memerlukan modernisasi sensor dan sistem pertahanannya untuk memenuhi standar operasional saat ini.

Sementara laporan lain menyebut kemungkinan Giuseppe Garibaldi juga digunakan untuk operasi militer drone tempur yang juga masuk daftar belanja Kemenhan.

Sebelumnya, Indonesia juga telah mengakuisisi 60 drone serang Bayraktar TB3 dari Baykar, Turki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
PBB Desak Investigasi Seran...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.