Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Banjir, Pemkab Sumedang Normalisasi Sungai Sukanyere

2 Jumat, 18 Sep 2026, 16:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Banjir, Pemkab Sumedang Normalisasi Sungai Sukanyere Antisipasi Banjir, Pemkab Sumedang Normalisasi Sungai Sukanyere Doc: ANTARA
Ket. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat meninjau normalisasi Sungai Sukanyere Sumedang, Jawa Barat.

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, menormalisasi sungai Sukanyere di Desa Cipelang, kabupaten setempat untuk mengantisipasi potensi banjir saat memasuki musim hujan.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, di Sumedang, Jumat (18/9), mengatakan pengerukan aliran sungai dilakukan dengan memanfaatkan musim kemarau agar aliran air lebih lancar saat curah hujan meningkat pada Oktober-November 2026.

"Kami sudah melakukan pengerukan di aliran sungai ini. Targetnya, saat memasuki musim hujan pada bulan Oktober dan November mendatang, debit air dapat mengalir dengan lancar tanpa hambatan," katanya.

Ia menjelaskan kawasan sekitar sungai Sukanyere sebelumnya kerap mengalami banjir akibat pendangkalan aliran sungai dan penyempitan pada bagian di atas Jembatan Cirentul.

Menurut dia, normalisasi dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk meningkatkan kapasitas aliran sungai, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya genangan di wilayah sekitar.

Dony mengatakan pengerukan masih menyisakan bagian di bawah jembatan Cirentul yang akan diselesaikan sebagai bagian dari penanganan aliran sungai di kawasan tersebut.

"Saat ini tinggal sedikit lagi area di bawah jembatan Cirentul yang akan kita keruk," ujarnya.

Selain normalisasi, Pemkab Sumedang menyiapkan penanganan terhadap jembatan Cirentul dengan rencana meninggikan konstruksi jembatan untuk mengoptimalkan aliran air.

"Untuk rencana ke depannya, konstruksi jembatan tersebut juga akan kita tinggikan agar aliran air semakin optimal," kata Dony.

Pemkab Sumedang berharap rangkaian penanganan tersebut dapat memperlancar aliran sungai Sukanyere dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar ketika musim hujan tiba.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.