Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Remanufaktur Pertama di Luar Negeri, Balikpapan Jadi Basis Asia Tenggara
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 09:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiMulai dari pengumpulan dan inspeksi komponen bekas, pemulihan, penyediaan suku cadang, hingga layanan di lapangan akan terhubung menyeluruh.
Setelah proyek rampung, sebagian besar pekerjaan perbaikan bisa dilakukan secara lokal. Ini memangkas waktu tunggu akibat alat berhenti operasi, menjaga performa, serta menekan biaya.
“Dengan hadirnya pusat remanufaktur di Indonesia, proses overhaul dan respons penyediaan suku cadang dapat dilakukan lebih cepat, sehingga kerugian akibat peralatan tidak beroperasi dapat lebih terkendali. Hal ini semakin meningkatkan keyakinan kami untuk memperdalam kerja sama,” ujar perwakilan pelanggan utama XCMG dari sektor tambang.
XCMG menegaskan prinsipnya: “Berakar di Indonesia, melayani Indonesia.” Komitmen diwujudkan melalui lokalisasi tenaga kerja, program pembinaan teknisi lokal bersama perguruan tinggi, serta penciptaan lapangan kerja baru di bidang purnajual.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Globalisasi adalah lokalisasi,” demikian pernyataan Chairman XCMG, Yang Dongsheng, yang menjadi cerminan ekosistem rantai nilai XCMG di Indonesia yang terus lengkap.
Dari satu sekop tanah di Balikpapan, XCMG membangun satu rantai industri yang terhubung sebagai pijakan penting untuk memperdalam pasar Asia Tenggara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!