Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Airlangga Bertemu PM Kanada, Jajaki Investasi Mineral Kritis hingga Energi Nuklir

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Airlangga Bertemu PM Kanada, Jajaki Investasi Mineral Kritis hingga Energi Nuklir Doc: Kemenko Perekonomian
Ket. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) bertemu PM Kanada Mark Carney (kanan) di sela penyelenggaraan Canada Investment Summit pertama di Toronto, Kanada, Rabu (16/9/2026).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney untuk membahas investasi mineral kritis hingga peluang pengembangan energi nuklir.

Pertemuan itu berlangsung di sela penyelenggaraan Canada Investment Summit pertama di Toronto, Kanada, sebagai tindak lanjut komunikasi Presiden Prabowo Subianto dengan PM Carney pada Juni lalu.

"Kami mengapresiasi penyelenggaraan Canada Investment Summit yang pertama ini sebagai bentuk komitmen kuat Pemerintah Kanada dalam menggalang investasi global. Indonesia siap menjadi mitra strategis Kanada dan terbuka untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor unggulan kedua negara," ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (17/9).

Dalam pertemuan itu, salah satu yang dibahas yakni potensi investasi potash dari Kanada untuk mendukung kebutuhan pupuk nasional. Kemudian, topik diskusi mengarah ke peluang kemitraan di sektor minyak dan gas (migas).

Kedua pihak juga membahas tindak lanjut kerja sama mineral kritis yang sebelumnya sudah dirintis lewat kerangka Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA).

Menurut Airlangga, Indonesia dan Kanada memiliki kepentingan bersama dalam membangun rantai pasok mineral kritis yang aman dan berkelanjutan, mengingat kedua negara merupakan produsen mineral kritis.

Di sektor energi, Menko Airlangga menyampaikan harapan agar kolaborasi di bidang energi nuklir, termasuk ekosistem Small Modular Reactor (SMR), dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi ketahanan energi jangka panjang.

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menyampaikan apresiasi atas penyelesaian proses ratifikasi ICA-CEPA di kedua negara dan berharap perjanjian tersebut dapat segera berlaku efektif pada akhir tahun.

Setelah berlaku efektif, ICA-CEPA diharapkan bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha kedua negara, khususnya guna mendorong kerja sama di sektor ketahanan pangan, energi, dan mineral kritis.

Selain membahas kerja sama ekonomi bilateral, PM Carney dan Airlangga membahas posisi strategis Indonesia sebagai perekonomian terbesar di ASEAN dalam memperkuat keterlibatan Kanada di kawasan Indo-Pasifik.

Pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan Indonesia-Kanada jelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2027.

Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab yang turut hadir dalam pertemuan tersebut akan menindaklanjuti hasil pembahasan melalui koordinasi dengan otoritas Kanada di Ottawa untuk menerjemahkan berbagai komitmen kerja sama menjadi langkah konkret.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Portugal Tembus Lima Besar Ranking FIFA

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Portugal Tembus Lima Besar ...
Olahraga
Djokovic Dukung Keputusan S...
Olahraga
Lineker Sesalkan Akhir Kari...
Olahraga
NBA dan FIBA Tetap Berkomit...
Olahraga
Alcaraz Merasa Segar Secara...
Nasional
Menakar Ruang Kebijakan di ...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.