Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik Versi IndexPolitica

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik Versi IndexPolitica Doc: Antara
Ket. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dalam Jakarta Investment Festival (JIF) Summit 2026 di Jakarta, Jumat (28/8).

Jakart - Akademisi Universitas Esa Unggul Iswadi menilai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani layak masuk jajaran menteri dengan kinerja terbaik berdasarkan asesmen IndexPolitica Indonesia.

"Pak Rosan menunjukkan kinerja yang berorientasi pada hasil. Capaian investasi, penciptaan lapangan kerja serta penguatan hilirisasi merupakan indikator konkret yang menunjukkan bahwa kebijakan yang dijalankan memberikan dampak terhadap perekonomian," ujar Iswadi dalam keterangan di Jakarta, Rabu (9/9).

Berdasarkan asesmen kinerja menteri Kabinet Merah Putih yang dirilis IndexPolitica Indonesia, Rosan menempati peringkat kedua dari 10 menteri dengan kinerja terbaik dengan skor 89.

Rosan berada di bawah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang memperoleh skor 91 dalam asesmen tersebut.

Iswadi mengatakan hasil asesmen itu menunjukkan bahwa kinerja kementerian tidak semata-mata dapat diukur dari popularitas atau intensitas pemberitaan media, tetapi juga dari capaian konkret yang berdampak terhadap perekonomian nasional.

Menurut dia, hasil penilaian IndexPolitica menarik karena menggunakan pendekatan berbasis bukti sehingga capaian kementerian menjadi salah satu aspek penting dalam mengukur keberhasilan seorang menteri.

IndexPolitica melakukan evaluasi dengan pendekatan evidence-based government performance evaluation melalui metode multi-criteria decision analysis (MCDA).

Penilaian dilakukan berdasarkan enam dimensi dengan total bobot 100 persen, yakni keluaran kebijakan sebesar 20 persen, hasil kebijakan 25 persen, efektivitas pelaksanaan 20 persen, dampak publik dan ekonomi 15 persen, inovasi kebijakan 10 persen, serta koordinasi antarpemerintah 10 persen.

Iswadi mengatakan dimensi hasil kebijakan memperoleh bobot terbesar, yakni 25 persen, karena mengukur perubahan atau hasil substantif sebagai konsekuensi dari kebijakan pemerintah.

"Pendekatan seperti ini penting karena masyarakat pada akhirnya ingin melihat hasil dari sebuah kebijakan. Bukan hanya berapa banyak program yang dibuat, tetapi sejauh mana kebijakan tersebut mampu menciptakan perubahan yang terukur," ucapnya.

Ia menilai capaian sektor investasi menjadi salah satu indikator yang relevan untuk melihat kinerja Rosan sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi.

Di tengah ketidakpastian global yang dipengaruhi konflik geopolitik, perang dagang, serta gangguan rantai pasok, realisasi investasi Indonesia pada 2025 tercatat mencapai Rp1.931 triliun dan menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.

Sementara itu, pada semester I 2026, realisasi investasi mencapai Rp1.010 triliun dengan penciptaan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.

Iswadi mengatakan capaian tersebut menunjukkan kebijakan investasi tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Megapolitan
KAI Services Dukung Penataa...
Megapolitan
KBM Depok Kembali Normal Us...
Luar Negeri
Wabah Campak di Bangladesh ...
Advertisement
Menkeu Ungkap Data Ekonomi Bulan Agustus Sinyal Postif untuk Perekonomian

Menkeu Ungkap Data Ekonomi Bulan Agustus Sinyal Postif untuk Perekonomian

10 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.