Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi 'Mapalus' untuk Mencegah Stunting dan Meningkatkan SDM

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aksi 'Mapalus' untuk Mencegah Stunting dan Meningkatkan SDM Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan KB Sulawesi Utara, Christodharma Sondakh bersama Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara Jeanny Y Winokan mendampingi Ketua Komisi IX DPR RI menyerahkan bantuan program Genting.

Manado - Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan KB Provinsi Sulawesi Utara, Christodharma Sondakh mengatakan, pemerintah daerah menggiatkan aksi 'mapalus' (gotong royong) mencegah stunting.

"Aksi mapalus cegah stunting menjadi bentuk dukungan daerah terhadap program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau Genting sekaligus menjadi cara kita menerjemahkan semangat gotong royong dalam tindakan yang nyata," kata Christodharma di Manado, Sabtu.

Mapalus adalah bagian dari jati diri masyarakat Sulawesi Utara, dan dari gotong royong tersebut mengajarkan bahwa ketika ada saudara yang membutuhkan dukungan, kita tidak tinggal diam.

"Dari semangat mapalus tersebut, kita saling membantu, kita saling menopang dan kita saling bekerja sama," ujarnya.

Christodharma mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengusung visi 'Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan'.

Pada misi kedua menyebutkan tentang peningkatan sumber daya manusia di provinsi berpenduduk lebih 2,7 juta jiwa tersebut.

“Meningkatkan sumber daya manusia bukan sekadar berbicara tentang angka, target, atau dokumen perencanaan," katanya menambahkan.

Meningkatkan sumber daya manusia berarti memastikan setiap anak dari keluarga mana pun ia berasal, memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, berkembang, dan memiliki masa depan yang baik.

Menurut dia, pencegahan stunting bukan semata-mata persoalan kesehatan dan gizi.

"Ini adalah persoalan masa depan. Ini adalah investasi kita kepada anak-anak Sulawesi Utara. Dan ini adalah bentuk tanggung jawab kita bersama kepada generasi yang akan melanjutkan pembangunan daerah ini," sebutnya.

Saat ini angka prevalensi prevalensi stunting di provinsi ujung utara Sulawesi tersebut, turun dari 21,3 persen menjadi 20,8 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Karhutla 6 Hektare di Gowa ...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.