Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Pengangguran, Pemprov Sulteng Maksimalkan Peran Kopdes Merah Putih

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tekan Pengangguran, Pemprov Sulteng Maksimalkan Peran Kopdes Merah Putih Doc: ANTARA
Ket. Salah satu Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah sedang dalam proses pembangunan gerai, Rabu (30/9/2026).

KOTA PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengatakan keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berpotensi menyerap tenaga kerja lokal di daerah tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng Sumarno di Kota Palu, Rabu (30/9), mengatakan ke depan setiap Kopdes Merah Putih membutuhkan minimal 10 tenaga kerja guna menjalankan operasional usaha tersebut, mulai dari ketua, bendahara, manajer, pengawas, hingga staf lapangan.

"Satu unit Kopdes minimal membutuhkan sekitar 10 orang tenaga kerja yang siap mengelola operasional maka bisa ribuan masyarakat bekerja di koperasi itu," kata Sumarno.

Menurut dia, potensi penyerapan tenaga kerja masih bisa meningkat seiring dengan perluasan skala dan diversifikasi unit usaha yang dikembangkan oleh masing-masing koperasi di perdesaan.

"Sebagian besar Kopdes Merah Putih di Sulteng ini bergerak di sektor ritel yang menjual kebutuhan masyarakat yakni sembako dan elpiji," ujar dia.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tengah terdapat 1.981 Kopdes Merah Putih sedang proses pembangunan gerai yang tersebar di 13 kabupaten/kota.

"Dari total itu 270 Kopdes sudah selesai pembangunan gerai fisik," ujar dia.

Ia berharap melalui pembukaan lapangan kerja berbasis perdesaan melalui Kopdes Merah Putih dapat menekan angka pengangguran serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa di Sulawesi Tengah.

Tingkat pengangguran di Sulawesi Tengah mengalami penurunan signifikan, dari 3,75 persen pada 2021 menjadi 2,92 persen pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sulawesi Tengah pada November 2025 tercatat sebesar 2,89 persen, turun 0,03 persen poin dibandingkan Agustus 2025. 

Jumlah penduduk yang bekerja pada November 2025 mencapai 1.659,11 ribu orang atau meningkat sebanyak 6,26 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...

Bekasi Segera Memiliki Bupati Definitif

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bekasi Segera Memiliki Bupa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.