Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Pembangunan Simulator Golf, Media Internasional Soroti Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 10:40 WIB | Oleh:
Ada Pembangunan Simulator Golf, Media Internasional Soroti Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Doc: Istimewa
Ket. Media asing mengingatkan bahwa temuan di Cibinong bukan sepenuhnya fenomena baru

JAKARTA - Kasus temuan fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan sejumlah media asing.

Media internasional menulis keberadaan kompleks bergaya apartemen yang diduga digunakan narapidana tertentu, lengkap dengan berbagai fasilitas yang tidak tersedia bagi penghuni blok penjara biasa.

Sorotan pertama datang dari The Guardian, yang menulis para penyelidik melaporkan menemukan sofa dan ruang makan di dalam unit-unit tersebut, serta pusat kebugaran dan simulator golf yang sedang dibangun di kompleks tersebut.

Media asal Inggris tersebut pada Rabu (30/9), menyebut, kasus ini merupakan aib terbaru bagi sistem pemasyarakatan di Indonesia, yang selama bertahun-tahun bergumul dengan masalah kepadatan penjara, korupsi, dan tuduhan berulang bahwa narapidana kaya dapat membeli hak istimewa yang tidak tersedia bagi sebagian besar narapidana.

Sedangkan The Washington Post, yang memuat laporan Associated Press (AP) mengenai kasus tersebut, menyebut dalam laporan yang diterbitkan 29 September 2026, The Washington Post menyebut kepala Lapas Cibinong termasuk di antara lima pejabat yang dinonaktifkan terkait keberadaan kompleks bergaya apartemen yang diduga digunakan narapidana.

Laporan tersebut menyebut Ombudsman menemukan lebih dari 10 unit hunian yang terpisah dari sel penjara biasa ketika melakukan inspeksi mendadak pada 23 September.

Unit-unit tersebut dilengkapi pendingin udara, televisi layar besar, kulkas, sofa dan ruang makan. Pemeriksa juga menemukan gym, simulator golf yang masih dalam pembangunan serta kendaraan mewah.

Media asal Amerika Serikat itu menyoroti bahwa temuan tersebut memunculkan kembali perhatian terhadap dugaan perlakuan istimewa bagi narapidana kaya atau memiliki koneksi, termasuk kemungkinan adanya pembayaran untuk memperoleh fasilitas khusus. Namun, identitas narapidana yang diduga menggunakan kompleks tersebut belum diumumkan secara resmi.

Setelahnya, The Straits Times juga mengangkat kasus tersebut dengan menitikberatkan pada dugaan bahwa fasilitas khusus itu telah dikomersialkan.

Media Singapura tersebut melaporkan Ombudsman menemukan narapidana yang mengaku membayar untuk tinggal di salah satu bangunan. Ombudsman juga menerima laporan bahwa seorang narapidana diminta membayar sekitar Rp150.000 per minggu.

The Straits Times menyebut bangunan-bangunan tersebut memiliki bentuk seperti homestay, rumah bertingkat dan vila. Di salah satu bangunan, pemeriksa menemukan sofa, televisi, kulkas, meja makan serta minuman beralkohol.

Media itu juga menyoroti keberadaan gym, simulator golf dan kendaraan mewah di sekitar kompleks. Selain persoalan fasilitas, Ombudsman menemukan jalur yang dinilai tidak aman dan berpotensi memungkinkan orang maupun kendaraan keluar-masuk tanpa melewati pintu utama lapas.

Sementara itu, Channel NewsAsia (CNA) menyoroti dugaan adanya sejumlah narapidana yang tinggal di sekitar 13 unit hunian di belakang rumah dinas kepala lapas.

CNA melaporkan bangunan tersebut awalnya diperuntukkan sebagai rumah bagi petugas pemasyarakatan. Namun, hasil pemeriksaan Ombudsman menemukan sejumlah narapidana berada di dalam unit-unit tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Ribuan Pencaker Ramaikan Ge...
Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangerang: ...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Perkuat Im...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.