Lurah Turun Tangan! 198 Rumah di Manggarai Selatan Dibidik untuk Basmi Nyamuk
📅 Rabu, 09 Sep 2026, 00:09 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - Kelurahan Manggarai Selatan menyasar sebanyak 198 rumah atau 13 RT di RW 04 untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna memutus rantai penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada musim kemarau.
“Kita harus bersyukur dengan adanya pemeriksaan jumantik keliling ini, tapi jangan sampai demi mengejar Angka Bebas Jentik (ABJ) yang tinggi, keberadaan jentik tidak dilaporkan secara jujur, lalu tiba-tiba muncul kasus demam berdarah,” kata Lurah Manggarai Selatan Sri Nurwiyanti di Jakarta, Selasa.
Sri mengatakan pemeriksaan rutin oleh para kader Jumantik merupakan langkah antisipasi nyata untuk mencegah lonjakan kasus.
Namun, ia mengimbau warga dan pengurus RW untuk mendukung penuh pengawasan jentik secara jujur.
Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas Pembantu Kelurahan Manggarai Selatan Nur Alfi Wijayanti mencatat adanya perbaikan posisi tingkat kerawanan DBD di Manggarai Selatan pada pekan ini.
"Minggu lalu Manggarai Selatan berada di peringkat keempat se-Kecamatan Tebet, minggu ini turun ke peringkat kelima. Sepanjang Agustus lalu, alhamdulillah tidak ada penambahan kasus baru di wilayah ini," ucap Alfi.
Kemudian, dia menambahkan meski capaian ABJ di Manggarai Selatan konsisten di atas 95 persen, yaitu 98,98 persen, seluruh pihak diminta tidak lengah mengingat adanya prediksi peningkatan tren kasus nasional mulai September hingga awal tahun depan.
"Mari sama-sama kita peduli terhadap lingkungan, terutama di musim kemarau saat ini yang memungkinkan nyamuk berkembang baik cepat," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!