Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tri Hita Karana Universal Reflection Ceremony Serukan Kedamaian di Tengah Disrupsi AI

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 17:55 WIB | Oleh:

Agenda tersebut menunjukkan bahwa pembicaraan mengenai AI dalam Bali Harmony Encounter Week tidak hanya diarahkan pada aspek kemampuan teknologi, tetapi juga menyangkut siapa yang menentukan arah perkembangan teknologi dan bagaimana manfaatnya dapat didistribusikan secara lebih adil.

Suara Generasi Muda

Dimensi lain dari perhelatan tersebut muncul melalui Consultative Dialogue on Youth. Forum ini mempertemukan inovator muda dan perintis industri untuk membahas kebutuhan pendidikan di tengah perubahan teknologi.

Para peserta mendorong sistem pendidikan yang tidak hanya membekali generasi muda dengan keterampilan teknis, tetapi juga kepemimpinan etis serta kemampuan menempatkan manusia sebagai pusat pengembangan teknologi.

Pembahasan mengenai generasi muda berlanjut dalam World Encounter Summit Bali: XI International Scholas Chairs Congress yang berlangsung pada 4–6 September 2026.

Kongres tersebut mempertemukan delegasi dari lebih dari 140 universitas di 70 negara dengan tema “Artificial Intelligence and Human Meaning”.

Forum tersebut menyoroti hubungan antara perkembangan kecerdasan buatan dan makna kemanusiaan. Peran anak muda, pendidikan, nilai-nilai kemanusiaan, dan kearifan lokal menjadi bagian dari upaya memastikan teknologi tidak berkembang terlepas dari kebutuhan serta martabat manusia.

Sejumlah tokoh nasional juga hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, termasuk Luhut B. Pandjaitan.

Seruan untuk Memulai dari Diri Sendiri

Pentingnya tindakan konkret dalam membangun kedamaian juga disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. M. Arskal Salim, GP., M.Ag., yang hadir mewakili Menteri Agama Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.

Menurut Arskal, perubahan besar tidak selalu dimulai dari tindakan yang berskala besar. Perubahan dapat dibangun dari komitmen individu dan komunitas dalam kehidupan sehari-hari.

“Transformasi besar tidak lahir dari satu cahaya raksasa, melainkan dari lilin-lilin kecil yang kita bawa bersama,” ujarnya.

Ia mengajak generasi muda dan masyarakat lintas agama untuk menjaga semangat tersebut di lingkungan masing-masing, termasuk di rumah dan tempat kerja.

“Kedamaian dalam diri, kedamaian antarsesama, kedamaian dengan seluruh kehidupan, ini bukan sekadar slogan, melainkan seruan aksi nyata yang dimulai dari kita sendiri hari ini,” katanya.

Pesan tersebut memperkuat gagasan utama Tri Hita Karana Universal Reflection Ceremony bahwa kedamaian tidak hanya menjadi agenda diplomasi atau kebijakan publik, tetapi juga merupakan tanggung jawab personal dan sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.