Target Hentikan Impor Garam 2029 Perlu Diikuti Peningkatan Mutu Produksi
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 19:55 WIB | Oleh: Tim Penulis“Harga harus bertingkat. Garam lebih bersih dibayar lebih mahal. Tanpa itu, petambak tidak punya alasan naik kelas,” ujarnya.
Selain teknologi, fasilitas penyimpanan diperlukan karena produksi garam rakyat bergantung pada musim kemarau, sedangkan industri membutuhkan pasokan sepanjang tahun.
“Yang harus dibangun itu ekosistem usaha garam yang mendukung, seperti tambak menghasilkan bahan baku lebih bersih, pengolah menaikkan mutu, pabrik mengikat pembelian atau kontrak kerja sama dengan koperasi petambak garam,” tutur Eliza.
KKP sendiri telah menyiapkan pengembangan korporasi petambak, peningkatan kompetensi, revitalisasi lahan, dan pembangunan prasarana usaha garam.
Eliza menilai keterhubungan antara petambak, koperasi atau BUMD, pengolah, dan industri pengguna menjadi kunci agar target penghentian impor pada 2029 tidak berhenti pada angka produksi, tetapi benar-benar mampu memenuhi kebutuhan industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan petambak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!