Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sany dan ITB Perkuat Kolaborasi Riset, Teknologi, dan Pengembangan Talenta Indonesia

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 17:38 WIB | Oleh:

Pendekatan lintas disiplin menjadi penting karena perkembangan industri alat berat kini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mekanik dan manufaktur, tetapi juga melibatkan teknologi digital, otomasi, kecerdasan buatan, sistem kendali, energi, hingga teknologi rendah karbon.

Delegasi ITB Tinjau Fasilitas Produksi

Penandatanganan MoU juga diikuti kunjungan delegasi ITB ke fasilitas produksi Sany di Karawang. Dalam kunjungan tersebut, delegasi melihat langsung proses manufaktur alat berat dan penerapan teknologi dalam kegiatan produksi. Kunjungan tersebut sekaligus memberikan gambaran mengenai arah pengembangan industri Sany di Indonesia.

Bagi ITB, interaksi langsung dengan fasilitas industri menjadi bagian penting dalam mempertemukan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengatakan kolaborasi dengan Sany menjadi bagian dari upaya ITB memperluas jejaring kerja sama dengan sektor industri, termasuk dengan mitra akademik dan industri di Tiongkok.

Menurut Lavi, ITB sebelumnya telah membangun pengalaman kolaborasi internasional yang melibatkan perguruan tinggi Indonesia, perguruan tinggi Tiongkok, dan industri.

Salah satunya bermula pada 2023 melalui kerja sama Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB dengan PT Green Eco-Manufacture (GEM). Kerja sama tersebut kemudian berkembang dengan melibatkan Central South University (CSU), Tiongkok, dan menghasilkan pembangunan joint laboratory di ITB Kampus Jatinangor.

“Keberhasilan tersebut kemudian mendapat perhatian sebagai salah satu model kolaborasi internasional antara perguruan tinggi Indonesia, perguruan tinggi Tiongkok, dan industri,” kata Lavi.

Ia menilai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi dan industri dari ketiga pihak dapat membangun kerja sama yang menghasilkan manfaat konkret.

“Kerja sama yang telah berjalan menjadi success story bagaimana universitas di Indonesia, universitas di Tiongkok, dan industri dapat bekerja bersama. Kami ingin model kolaborasi seperti ini dapat diperluas, termasuk dengan Sany,” lanjutnya.

Sany Perluas Jejak Industri di Indonesia

Sany Group merupakan salah satu produsen alat berat dan mesin konstruksi asal Tiongkok yang memiliki bisnis di berbagai sektor, termasuk konstruksi, pertambangan, energi, dan manufaktur.

Di Indonesia, Sany mulai mengembangkan kegiatan manufaktur sejak 2021 melalui pembangunan fasilitas produksi di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat.

Perusahaan sebelumnya juga mengembangkan Lighthouse Factory pertamanya di luar Tiongkok dengan mengadopsi digitalisasi, otomatisasi, dan industrial internet dalam proses produksi. Pengembangan fasilitas industri kemudian dilanjutkan pada 2023 melalui pembangunan kawasan industri tahap kedua.

Ekspansi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus mendukung kebutuhan industri konstruksi dan pertambangan di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...

Antisipasi dampak abu vulkanik di TMII

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.