Jalan Lingkungan di Cianjur Selatan Diperbaiki, Akses Pendidikan hingga Ekonomi Makin Mudah.
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 00:10 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan perbaikan jalan lingkungan di sejumlah kecamatan terutama di wilayah selatan guna memudahkan masyarakat mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Minggu, mengatakan perbaikan jalan saat ini difokuskan penghubung antar kecamatan yang rusak sehingga dapat terhubung dengan jalan desa dan lingkungan yang diperbaiki secara bertahap.
Program perbaikan jalan lingkungan sebagian besar telah diajukan dan masuk dalam program rembug desa yang digelar secara bergantian menyasar 354 desa di Cianjur, dimana pengerjaan perbaikan dilakukan secara gotong-royong mulai dari utara hingga selatan.
"Program perbaikan jalan termasuk yang paling tinggi diajukan masyarakat di setiap desa hingga RT/RW, sehingga program akan terus dilakukan guna menjawab keluhan warga selama ini," katanya.
Termasuk perbaikan jalan lingkungan di wilayah selatan tepatnya di Kecamatan Cidaun, guna memudahkan masyarakat mendapatkan akses terutama kesehatan, pendidikan dan perekonomian.
"Secara bertahap akan kita perbaiki, sehingga warga tidak lagi kesulitan untuk bepergian baik ke puskesmas atau rumah sakit, ke sekolah atau menjual hasil bumi ke pusat kota," katanya.
Sementara terkait warga yang terpaksa ditandu sejauh 10 kilometer guna mendapat penanganan medis di rumah sakit asal di Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, karena jalan lingkungan dan desa di wilayah tersebut rusak berat tidak dapat dilalui kendaraan.
Pihak kecamatan telah mengajukan perbaikan ke Pemkab Cianjur, karena jalan setapak menuju perkampungan warga belum mendapat perbaikan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan sedangkan jarak menuju jalan desa dan kabupaten cukup jauh.
Camat Cidaun Gagan Rusganda, mengatakan pemerintah sudah berupaya untuk memperbaiki jalan di pelosok, bahkan sebelumnya anggaran mencapai puluhan miliar dialokasikan untuk membangun jalan kabupaten di Cidaun dan Naringgul.
"Untuk perbaikan jalan terus kami upayakan agar aktivitas masyarakat tidak terhambat, termasuk untuk memudahkan warga mendapat layanan kesehatan kami sudah mengurus BPJS-nya," kata dia.
Sementara tidak adanya akses jalan yang memadai untuk sampai ke pusat layanan kesehatan terdekat, sejumlah warga terpaksa menandu pasien yang sakit sejauh 10 kilometer sebelum sampai ke jalan kabupaten di Desa Cipelah videonya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar tampak pasien perempuan yang sakit ditandu menggunakan kain sarung yang diikatkan pada sebilah bambu, dimana sebelum masuk ke dalam ambulan keluarga dibantu warga harus melintasi jalan setapak dan jalan desa yang rusak parah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!