Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RDP Panja Lingkungan Hidup, Bambang Haryadi Sesalkan Jababeka Hanya Kirim Anak Perusahaan.

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 00:01 WIB | Oleh:
RDP Panja Lingkungan Hidup, Bambang Haryadi Sesalkan Jababeka Hanya Kirim Anak Perusahaan. Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Lingkungan Hidup dengan PT Jababeka Tbk di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyesalkan PT Jababeka Tbk yang hanya mengutus anak perusahaan saat rapat dengar pendapat (RDP) dan rapat dengar pendapat umum (RDPU) Panja Lingkungan Hidup di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Oleh karena itu, Bambang mengambil tindakan tegas dengan mengusir perwakilan Jababeka dari rapat tersebut.

Rapat itu digelar untuk menindaklanjuti pengaduan dari PT Mastertama Adhi Propertindo (MAP) terkait dengan masalah pipa limbah industri yang dihasilkan oleh PT Jababeka Tbk.

"Kemarin kita sudah undang, ini undangan kedua kali. Nah, sekarang undangan kedua kali yang datang cuma anak perusahaannya. Kita ini problem solver, kita ingin mencari jalan tengah, tetapi mereka malah menganggap kita tidak ada artinya," ucap Bambang dikutip dari keterangan tertulisnya.

Komisi XII DPR RI merupakan komisi yang membidangi sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM), lingkungan hidup, dan investasi.

Diketahui, pihak Jababeka kembali tidak menghadirkan direktur utamanya, yakni Setyono Djuandi Darmono dan hanya mengutus Direktur Utama Jababeka Infrastruktur (anak perusahaan), Didik Purbadi.

Bambang mengungkapkan bahwa ini merupakan kali kedua manajemen Jababeka mangkir dari panggilan resmi DPR dan hanya diwakilkan oleh jajaran anak perusahaan.

Selain masalah ketidakhadiran pimpinan tertinggi, Bambang juga mengungkapkan adanya kejanggalan terkait temuan manipulasi data laboratorium lingkungan dalam kasus yang sedang ditangani Panja Komisi XII bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Ia menilai pengubahan hasil laboratorium merupakan sebuah bentuk pelanggaran serta merendahkan sistem penegakan hukum di Indonesia.

"Bayangkan hasil lab bisa diubah, Deputi Gakkum LH (Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, Rizal Irawan) saja bingung. Pertaruhan buat lab-nya," kata Bambang.

Sementara itu, pihak Jababeka Infrastruktur menanggapi pengusiran yang dilakukan oleh pimpinan Komisi XII DPR.

Pihak Jababeka mengaku akan kooperatif dengan pemanggilan selanjutnya yang dilakukan oleh Komisi XII DPR. "Ya nanti kita tunggu undangan berikutnya," ucap Didik.

Komisi XII akhirnya tetap melanjutkan RDP bersama dengan Direktur Utama dari PT Mastertama Adhi Propertindo dan Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, Rizal Irawan. Sementara RDP berlangsung tanpa diikuti oleh pihak Jababeka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Warga Swiss Memilih Tetap N...
Advertisement
Gol Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye, Indonesia Dipaksa Main 10 Pemain Lawan Malaysia

Gol Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye, Indonesia Dipaksa Main 10 Pemain Lawan Malaysia

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.