Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pascagempa Magnitudo 6,5 di Kepulauan Seribu, Pemprov DKI Imbau Warga Tenang, jangan Panik, Kondisi Aman

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 18:18 WIB | Oleh:
Pascagempa Magnitudo 6,5 di Kepulauan Seribu, Pemprov DKI Imbau Warga Tenang, jangan Panik, Kondisi Aman Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Peta kawasan Kepulauan Seribu.

JAKARTA - Pemerintah memastikan kondisi di Kepulauan Seribu pascagempa bumi yang mengguncang pada Sabtu (12/9) pagi aman dan tidak berdampak terhadap warga maupun bangunan. 

“Gempa tersebut tidak memberikan dampak berarti terhadap kondisi masyarakat maupun lingkungan di wilayahnya,” kata Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Munawar di Jakarta, Minggu (13/9).

“Kondisi pulau masih aman. Tidak ada dampak terasa gempa. Kebanyakan, hampir semua warga pulau tidak merasakan gempa secara langsung. Justru mengetahui gempa dari informasi media. Jadi, untuk wisatawan masih aman untuk berkunjung,” kata Munawar.

Lurah Pulau Pari Yusuf juga memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memantau kondisi pascagempa.

Koordinasi itu dilakukan bersama pengurus RT dan RW, TNI/Polri, serta unsur lainnya guna memastikan keamanan warga dan lingkungan.

“Warga tidak merasakan dampaknya dan kondisi lingkungan juga aman. Jadi, Kepulauan Seribu aman untuk dikunjungi, khususnya Kelurahan Pulau Pari,” ujar Yusuf.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Seribu dan hasil monitoring langsung di lapangan, kondisi wilayah tersebut terpantau aman dan aktivitas masyarakat juga berjalan normal serta kondusif.

“Kondisi lapangan terpantau aman, tidak ada yang terdampak. Aktivitas warga berjalan kondusif,” demikian keterangan resmi BPBD Kepulauan Seribu.

BPBD Kepulauan Seribu juga melakukan pemantauan di enam kelurahan untuk mengetahui dampak getaran gempa, dan hasil monitoring menunjukkan tidak ada kerusakan maupun warga yang terdampak.

Di Kelurahan Pulau Kelapa dan Kelurahan Pulau Harapan, tidak terdapat dampak gempa, sementara di Kelurahan Pulau Panggang, sebagian warga dilaporkan merasakan getaran, namun tidak menimbulkan dampak.

Kondisi serupa terjadi di Kelurahan Pulau Tidung yang tidak mengalami dampak. Di Kelurahan Pulau Pari, warga sempat merasakan getaran selama sekitar lima detik, sedangkan di Kelurahan Pulau Untung Jawa, sebagian warga merasakan getaran, tetapi tidak terdapat dampak terhadap lingkungan maupun bangunan.

BPBD Kepulauan Seribu terus memantau perkembangan informasi gempa yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta BPBD Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9) dini hari, dan dinyatakan tidak berpotensi tsunami.

BMKG, melalui laman resminya yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu, mencatat gempa itu terjadi pada pukul 04.23 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.