Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Chip Global: Kenapa Daya Tahan Baterai dan Durability Kini Jadi Standar Utama Membeli Smartphone

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 10:30 WIB | Oleh:

Artinya, hanya vendor yang mampu menyesuaikan strategi dengan struktur biaya baru dan menjaga permintaan di tingkat harga lebih tinggi yang akan bertahan.  

Harga Naik, Spesifikasi Ikut Menyesuaikan 

Ketika biaya komponen melonjak, produsen smartphone punya dua pilihan: menaikkan harga atau menyesuaikan konfigurasi. 

Sepanjang 2026, keduanya terjadi bersamaan. Prioritas bergeser dari menambah kapasitas setiap tahun menjadi memilih spesifikasi yang paling relevan untuk pemakaian harian. 

– Harga jual rata-rata smartphone global diproyeksikan naik 27,6% pada 2026 menjadi rekor USD581 (sekitar Rp10,3 juta), naik dari proyeksi awal USD523 pada Februari 2026 (data IDC). 

– Sejumlah flagship 2026 tetap di RAM 12GB dan tidak naik ke 16GB, sehingga anggaran rekayasa bisa dialihkan ke aspek lain di luar kapasitas (data IDC).  

– Di kelas menengah, sejumlah produsen menyesuaikan konfigurasi RAM dan penyimpanan sambil mempertahankan nama model yang sama (data Counterpoint Research).  

– Sebagian model dasar menyesuaikan memori ke 4GB DRAM agar harganya tetap terjangkau pembeli di segmen itu (data Counterpoint Research).  

Penyesuaian tidak berhenti di memori. Shenghao Bai, Senior Analyst, Counterpoint Research menyebut perubahan juga menyentuh komponen lain. 

“Pada sejumlah model, kami melihat penurunan komponen seperti modul kamera,” ujarnya. 

Bai menyebut hal serupa terjadi pada layar, komponen audio, dan konfigurasi memori. 

Hal ini menunjukkan bahwa cara lama menjual produk lewat perbandingan spesifikasi sudah kehilangan daya tarik.  

Dua praktik menjadi penting: mengumumkan setiap perubahan konfigurasi secara terbuka, dan mengandalkan optimisasi perangkat lunak untuk menjaga kualitas pengalaman pengguna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.