Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Status Gunung Sinabung Siaga, BNPB Minta Warga di Karo Segera Mengungsi

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 09:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Status Gunung Sinabung Siaga, BNPB Minta Warga di Karo Segera Mengungsi Doc: ANTARA
Ket. Seorang wartawan memotret Gunung Sinabung saat menyemburkan abu vulkanik di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (2/9/2026).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, segera mengungsi ke lokasi aman seiring meningkatnya status aktivitas vulkanik Gunung Sinabung menjadi Level III (Siaga).

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa kenaikan status Siaga diberlakukan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak letusan besar pada Senin (31/8) yang melontarkan kolom abu hingga 3.500 meter di atas puncak.

Sebagaimana pengamatan petugas pos pemantauan Gunung Api Sinabung pada Jumat (4/9) periode pukul 12.00 - 18.00 WIB, teramati asap kawah utama berwarna putih tebal dengan ketinggian sekitar 300 hingga 500 meter dari atas puncak.

"Pemerintah daerah bersama unsur terkait mengarahkan warga yang berada di kawasan terdampak abu vulkanik untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman serta mendistribusikan masker untuk meminimalkan risiko kesehatan," kata dia.

Berton memaparkan sebaran abu vulkanik saat ini dilaporkan berdampak signifikan pada permukiman dan lahan pertanian di Desa Ndokum Siroga dan Desa Kuta Tengah di Kecamatan Simpang Empat, serta Desa Payung di Kecamatan Payung.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengkonfirmasi sampai dengan Jumat (4/9), tercatat sebanyak 208 kepala keluarga atau 650 jiwa terdata sebagai pengungsi.

Adapun sebanyak 405 jiwa di antaranya kini bertahan di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada, Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.

Berton memastikan bahwa untuk menjaga keselamatan warga, Pemkab Karo melalui BPBD, Satpol PP, TNI, dan Polri mensterilkan kawasan zona bahaya seperti Danau Lau Kawar, melakukan penyiraman debu di pusat Kota Berastagi, serta menyiagakan Desa Payung untuk evakuasi susulan jika aktivitas erupsi meningkat.

"Dari hasil patroli, kawasan tersebut dipastikan tidak terdapat pengunjung," cetusnya.

Sekain itu, penanganan darurat juga mencakup aktivasi dapur umum tiga kali sehari, pemenuhan pasokan air bersih, serta penyesuaian kegiatan belajar mengajar siswa SD Negeri 040475 Tiga Serangkai di lokasi pengungsian yang disiapkan pemerintah.

"Desa Payung, Kecamatan Payung, untuk sementara ditetapkan dalam kondisi siaga. Pelajar tingkat SMP yang bersekolah di luar desa untuk sementara mendapat layanan antar-jemput oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karo," cetusnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Waduk Bili-Bili Dimaksimalk...
Olahraga
Tekuk PSS Sleman 2-1, Bali ...
Nasional
Putri Mahkota Swedia Victor...
Ekonomi
Konsumsi BBM Solar Bersubsi...

Impor Garam Ditargetkan Berhenti pada 2029

5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Impor Garam Ditargetkan Ber...
Megapolitan
Warga Huntara Senen Nikmati...

Gebyar Bunga Rawa Belong 2026

9 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong 2026

Peluncuran program STEM Nasional

9 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peluncuran program STEM Nas...

Perkembangan IHK periode Agustus 2026

9 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Perkembangan IHK periode Ag...
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.