Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jembatan Rp5,25 Triliun Hubungkan Batulicin - Kotabaru! Kalsel Siap Punya Jalan Baru 2028

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 09:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jembatan Rp5,25 Triliun Hubungkan Batulicin - Kotabaru! Kalsel Siap Punya Jalan Baru 2028 Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendukung pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan–Pulau Laut sebagai salah satu infrastruktur strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendukung pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan–Pulau Laut sebagai salah satu infrastruktur strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan. Kehadiran jembatan yang menghubungkan kawasan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, tersebut diharapkan mampu membuka konektivitas baru sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Pembangunan jembatan ini memiliki arti penting karena selama ini konektivitas antara Tanah Bumbu dan Kotabaru masih menghadapi tantangan geografis berupa perairan. Dengan terbangunnya akses darat melalui jembatan, mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarkedua wilayah diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga memberikan dukungan pada pembangunan bentang utama jembatan dan sebagian jembatan pendekat dengan total panjang 1.052,75 meter. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 11,3% persen dan ditargetkan dapat rampung pada tahun 2028.

Selain pembangunan jembatan, dukungan infrastruktur juga mencakup rencana pelebaran jalan yang menghubungkan jalan akses pendekat dengan jalan nasional sepanjang 0,83 meter serta pembangunan jalan akses pendekat pada sisi Pulau Kalimantan dan sisi Pulau Laut. Penanganan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan manfaat jembatan dapat terhubung secara optimal dengan jaringan jalan yang sudah ada.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan jalan dan jembatan memiliki peran strategis dalam mempercepat konektivitas antarkawasan, mendukung mobilitas masyarakat, serta membuka akses menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar, serta memperkuat integrasi wilayah di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan geografis,” kata Menteri Dody di Jakarta, Jumat (4/9).

Pembangunan Jembatan Pulau Laut tidak hanya dilihat sebagai pembangunan fisik, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun keterhubungan kawasan secara lebih luas. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan dampak berantai terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dunia usaha, perdagangan, hingga pengembangan potensi daerah di Tanah Bumbu dan Kotabaru.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, kita berharap pergerakan orang dan barang menjadi lebih efisien. Pada akhirnya, infrastruktur ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Menteri Dody.

Pembangunan Jembatan Pulau Laut dilaksanakan dengan skema tahun jamak (multiyears) untuk periode 2025-2028 dengan dukungan pembiayaan berasal dari kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan pemerintah kabupaten, serta Kementerian PU. Penandatanganan kontrak telah dilakukan pada 22 Desember 2025.

Untuk pembangunan jembatan, total alokasi anggaran mencapai sekitar Rp5,25 triliun, yang terdiri atas kontribusi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp1,65 triliun, serta Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru masing-masing Rp300 miliar. Sementara itu, Kementerian PU turut memberikan dukungan anggaran sekitar Rp3 triliun melalui skema multiyears hingga tahun 2028.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU menerapkan berbagai metode konstruksi dan inovasi karena sebagian pekerjaan berada di atas perairan, antara lain pekerjaan dek jembatan cable-stayed menggunakan form treveller dan erection box girder menggunakan launching gantry serta pemanfaatan teknologi pendukung untuk memastikan aspek keselamatan, kualitas, dan efisiensi pekerjaan tetap terjaga.

Pembangunan Jembatan Pulau Laut diharapkan tidak hanya memperpendek waktu tempuh dan meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat rantai distribusi dan logistik di Kalimantan Selatan. Dengan terhubungnya Tanah Bumbu dan Kotabaru, potensi perdagangan, investasi, pariwisata, serta sektor-sektor ekonomi produktif di kedua wilayah diharapkan dapat berkembang lebih optimal.

Kementerian PU bersama pemerintah daerah akan terus memastikan pembangunan berjalan sesuai target dengan memperhatikan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta keberlanjutan manfaat infrastruktur. Jembatan Pulau Laut diharapkan menjadi bagian penting dari jaringan konektivitas Kalimantan Selatan sekaligus menjadi pengungkit pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kawasan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.