Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satu Rumah di Bangka Tengah Terkena Dampak Karhutla

3 Senin, 31 Agu 2026, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satu Rumah di Bangka Tengah Terkena Dampak Karhutla Satu Rumah di Bangka Tengah Terkena Dampak Karhutla Doc: Antara
Ket. Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menyerahkan langsung bantuan darurat kepada ibu Inting, pemilik rumah yang terbakar akibat sambaran api karhutla di Desa Nibung, Senin (31/8/2026).

Koba, Babel - Satu unit rumah di Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung terkena dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di semak belukar yang berdekatan dengan rumah itu.

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda mengatakan rumah milik Inting (50) itu ludes terbakar beserta seluruh peralatan di dalamnya pada Senin pagi.

"Rumah ini habis terbakar beserta isinya, tetapi pemiliknya selamat karena sedang tidak berada di rumah," kata Efrianda saat meninjau lokasi kejadian.

Efrianda menjelaskan rumah semi permanen tersebut terbakar akibat api dari lahan dan hutan semak belukar di sekitar rumah.  

"Berdasarkan informasi dari petugas pemadaman di lapangan, sumber api bukan berasal dari dalam rumah, tetapi percikan api dari karhutla yang ada di sekitarnya," ujarnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Saat kejadian, Inting sedang bertandang ke rumah keluarganya di daerah lain sehingga tidak berada di rumah ketika api melalap bangunan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memberikan bantuan darurat kepada korban yang dititipkan melalui RT setempat.

"Bantuan ini kita harapkan dapat meringankan sementara musibah yang dialami Ibu Inting," ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah akan melihat perkembangan kondisi korban untuk menentukan bentuk bantuan lanjutan, termasuk kemungkinan membantu membangun kembali rumah tersebut.

Efrianda juga mengingatkan warga tidak memicu munculnya titik api dengan membersihkan lahan menggunakan cara membakar atau membakar sampah di sekitar rumah selama musim kemarau.

"Petugas lapangan kita jumlahnya terbatas. Kalau titik kebakaran cukup banyak tentu akan mengalami kewalahan dalam meredamnya," katanya.

Karena itu, ia meminta masyarakat ikut membantu mencegah kebakaran dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api.

"Intinya jangan bermain api," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

03 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.