Terbongkar Siapa Dalangnya! Satgas Karhutla Amankan 2 Pelaku Bakar Lahan di Jambi
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 00:09 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: Antara foto
JAMBI - Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) mengamankan dua orang terduga pelaku pembakaran lahan di Kawasan Hutan Konservasi Rimba Hutan Limas, Desa Lubuk Bernai, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
"Petugas gabungan mengamankan dua warga di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terkait dengan dugaan pembakaran hutan di kawasan konservasi," kata Pelaksana Harian Dansatgas Karhutla Jambi Brigadir Jenderal TNI Nyamin di Jambi, Rabu.
Dua orang yang diamankan itu berinisial T (63) dan AKA (65). Keduanya diserahkan kepada penyidik Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Jambi.
"Untuk proses selanjutnya akan kami serahkan kepada petugas yang berwajib," katanya.
Petugas gabungan menemukan kedua warga itu di sekitar titik api saat sedang memadamkan kebakaran hutan di lokasi kejadian.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini hutan konservasi, tetapi terbakar. Kebetulan pada saat memadamkan api, petugas menemukan masyarakat di lokasi. Menurut mereka, itu lahan mereka, padahal ini hutan konservasi," ujar Nyamin yang juga menjabat Komandan Resort Militer (Danrem) 042/Garuda Putih.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengklaim lahan tersebut milik mereka yang hendak digunakan untuk bercocok tanam.
Namun, lokasi kejadian merupakan kawasan hutan konservasi yang telah dipasangi papan larangan masuk.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mereka membantah membakar secara sengaja. Namun, mereka yang membabat lahan tersebut hingga kondisi terbakar dan mereka masih berada di lokasi. Pengakuan mereka, mereka sedang memasak," tutur Nyamin.
Petugas mengamankan barang bukti berupa area lahan yang terbakar dan telah dibabat, satu unit sepeda motor, perkakas kebun, serta korek api.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare pada siang hari dan berpotensi meluas.
Pada sore harinya, petugas melakukan pengeboman air (water bombing) untuk memadamkan api.
"Harapannya sore tadi api bisa padam setelah dilakukan water bombing dan tidak meluas, mengingat daerah itu memang sering mengalami kebakaran," jelasnya.
Kedua pelaku merupakan warga Kecamatan Batang Asam yang memiliki hubungan keluarga. Sementara itu, anak kecil yang sempat ikut ke kebun dikembalikan kepada orang tuanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!