Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancaman Karhutla di Depan Mata, Pemkab Bangka Barat Siapkan Relawan Api di 10 Desa

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 00:24 WIB | Oleh:
Ancaman Karhutla di Depan Mata, Pemkab Bangka Barat Siapkan Relawan Api di 10 Desa Doc: Antara foto
Ket. Camat Parittiga Adhian Zulhajjany (keempat kiri) memimpin rapat koordinasi pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan di Kecamatan Parittiga, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.

BANGKA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membentuk Tim Relawan Api di 10 desa, Kecamatan Parittiga sebagai upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sering terjadi di daerah itu.

"Musim kemarau masih terus berlangsung dan ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla semakin meningkat, sementara kekeringan mulai berdampak terhadap kebutuhan air bersih masyarakat. Itu berbagai permasalahan yang kita hadapi saat ini," kata Camat Parittiga Adhian Zulhajjany di Bangka Barat, Rabu.

Ia mengatakan kesiapsiagaan menghadapi karhutla dan kekeringan di tingkat Kecamatan Parittiga merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, dan tokoh masyarakat.

Menurut dia, pihaknya membentuk Tim Relawan Api di tingkat desa untuk mendeteksi sekaligus melaporkan temuan titik-titik api karhutla.

"Relawan ini akan memberikan informasi cepat apabila menemukan titik api di wilayah desa masing-masing agar bisa segera ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan akurat, sehingga api tidak meluas," katanya.

Selain itu, para relawan juga diminta melakukan pemetaan wilayah masing-masing untuk memudahkan akses jalan menuju lokasi dan sumber air terdekat jika terjadi karhutla.

Ia menyampaikan pemetaan penting dilakukan untuk mempercepat respons saat terjadi kebakaran karena penanganan cepat saat api masih kecil dinilai mampu mencegah kebakaran meluas dan berdampak besar.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan TNI dan perusahaan swasta yang memiliki armada pemadam kebakaran dan tangki air yang siap digunakan untuk memadamkan karhutla ataupun penyaluran air bersih bagi warga sekitar.

"Semuanya dapat dimanfaatkan dan dioperasikan untuk penanganan karhutla dan bisa juga dimanfaatkan untuk distribusi air bersih ke warga yang kesulitan air bersih selama musim kemarau," katanya.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, kata dia, maka para kepala desa diminta segera mendata warga yang membutuhkan air bersih, pendataan mencakup jumlah warga, wilayah terdampak dan perkiraan kebutuhan air.

Ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di lahan yang sudah kering.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Kerusuhan Pecah di Milan, T...
Ekonomi
Rupiah Dibayangi Gejolak MS...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.